logo


Ketegangan Washington-Moskow Meningkat, Giliran Dubes dan Diplomat AS yang Diusir Keluar dari Rusia

Pemerintah Rusia mengumumkan bahwa mereka akan merespon semua sanksi yang sudah dijatuhkan oleh AS kepadanya.

17 April 2021 09:55 WIB

Gedung Kremlin di Moskow, Rusia
Gedung Kremlin di Moskow, Rusia istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Pemerintah Rusia mengumumkan langkah tindakan yang mereka ambil untuk merespon sanksi AS, dengan mengeluarkan sanksi balasan. Langkah tersebut juga termasuk pengusiran diplomat dan pejabat AS yang ada di Rusia.

Beberapa langkah balasan yang dikeluarkan oleh Rusia diantaranya mengusir duta besar AS John Sullivan dan 10 diplomat AS dimana mereka harus berkonsultasi dengan pejabat pemerintahan AS terkait situasi hubungan Rusia-AS.

Moskow juga melarang fasilitas Amerika Serikat di Rusia untuk memperkerjakan warga lokal atau warga dari negara ketiga. Rusia juga akan melarang sejumlah diplomat AS untuk menginjakkan kaki di RUsia, diantaranya Direktur FBI Christopher Gray, Jaksa Agung Merrick Garland, Menteri Keamanan Nasional AS Alejandro Mayorkas, Direktur Biro Penjara Federal Michael Carvajal, Direktur Intelijen Nasional Avril Haines dan Direktur Dewan Kebijakan Domestik Susan Rice. Selain itu, Rusia juga memasukkan nama mantan penasihat keamanan AS John Bolton dan mantan kepala CIA Robert James Woolsey Jr ke dalam daftar hitam mereka.


AS Jatuhkan Sanksi terhadap Rusia, Vladimir Putin Siap Membalas

Meski Moskow akan merespon semua sanksi yang dijatuhkan oleh AS terhadap mereka, namun Kemenlu Rusia menegaskan bahwa Moskow berharap kedua negara dapat menyelesaikan masalah kedua negara melalui dialog untuk mencegah terjadinya konfrontasi yang lebih lanjut.

Rusia Tidak Berniat Picu Perang Sipil di Ukraina

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×