logo


Rusia Tidak Berniat Picu Perang Sipil di Ukraina

Juru bicara Kremlin mengatakan bahwa Rusia akan melakukan segala hal untuk melindungi warga sipil di Donbass dari serangan pihak militer Ukraina

16 April 2021 20:51 WIB

Juru bicara pemerintah Rusia, Maria Zakharova
Juru bicara pemerintah Rusia, Maria Zakharova istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Rusia sudah meminta kepada negara barat untuk berhenti menyediakan dukungan senjata bagi Ukraina, sebaliknya mereka seharusnya berupaya untuk menurunkan situasi ketegangan di wilayah Donbass.

Juru bicara pemerintah Rusia Maria Zakharova mengatakan bahwa Ukraina lah yang seharusnya bertanggung jawab atas kematian ribuan warga sipil di Donbass. Seperti diketahui, konflik di wilayah tersebut sudah berkecamuk sejak 2014 lalu antara pasukan Ukraina melawan kelompok separatis yang ingin merdeka. Sementara itu, Rusia sebenarnya tidak mengakui bahwa wilayah tersebut adalah teritorialnya, namun Ukraina menuding jika kelompok separatis tersebut mendapat dukungan dari Moskow.

Pada September 2014, para petinggi kelompok separatis sudah menandatangani perjanjian damai dengan Ukraina, yang dikenal dengan Minsk Protocol. Tapi, beberapa pekan belakangan ini, Ukraina menyatakan bahwa perjanjian tersebut seharusnya dihapuskan. Zakharova menilai pernyataan Ukraina tersebut adalah hasil dari hasutan negara barat.


Pemerintah Tak Becus Tangani Pandemi, Pakar Kesehatan Jepang Minta Olimpiade Ditunda

"Ini jelas terjadi karena intervensi negara barat," kata Zakharova, dikutip RT.com.

Belakangan ini, tensi di perbatasan Ukraina-Rusia tersebut semakin meningkat usai Moskow mengerahkan pasukan dalam jumlah besar untuk mengamankan wilayah teritorinya. Hal itu jelas membuat banyak pihak khawatir jika ketegangan tersebut dapat berubah menjadi pertempuran yang lebih brutal.

Meski demikian, Zakharova menegaskan bahwa Rusia tidak berniat untuk memicu terjadinya perang sipil di Dobass dan akan melakukan segala upaya untuk melindungi warga sipil yang tinggal di wilayah tersebut.

"Rusia tidak tertarik untuk memicu terjadinya perang sipil di Donbass dan akan melakukan segala hal yang mungkin dapat diupayakan untuk melindungi warga sipil dan memastikan perdamaian di wilayah tersebut," pungkasnya.

AS Jatuhkan Sanksi terhadap Rusia, Vladimir Putin Siap Membalas

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia