logo


Soal 'Musa Mendatangi Firaun' Saat Ketemu Jokowi, Ketua TP3: Tidak Ada yang Salah

TP3 mengibaratkan pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo seperti 'Musa mendatangi Firaun'

16 April 2021 20:45 WIB

Abdullah Hehamahua
Abdullah Hehamahua fokusjabar.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) 6 Laskar FPI, Abdullah Hehamahua, menyebut tidak ada yang salah dengan mengibaratkan pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo seperti 'Musa mendatangi Firaun'. Analogi tersebut mendapat banyak kecaman dari berbagai pihak.

Hehamahua mengatakan bahwa sejumlah anggota TP3 memiliki kekhawatiran terkait pertemuan dengan Jokowi.

"Jujur, ada di antara anggota TP3 yang tidak mau kirim surat untuk audiensi ke Presiden Jokowi. Alasannya, ada anggapan sebagian masyarakat bahwa mereka yang biasa dikenal oposisi, setelah jumpa presiden, lalu diam seribu bahasa. Belum lagi pernyataan para tokoh oposisi tersebut sering dipelintir oleh kalangan tertentu dengan maksud mencederai integritas tokoh, aktivis, atau pemimpin tersebut," kata Hehamahua kepada wartawan, Jumat (16/4).


Tanggapi TP3, Denny: Firaun Itu Nggak Menang Pilpres Lewat Pemilu

"Akhirnya, ada yang mengusulkan, supaya tokoh-tokoh TP3 tidak difitnah, maka disepakati kunjungan ke presiden tersebut dianalogikan sebagai Nabi Musa mendatangi Firaun," imbuhnya.

Menurutnya, Firaun dan Jokowi adalah dua pemimpin yang memiliki kualitas dan model kepemimpinan yang berbeda. Sedangkan Nabi Musa AS mendatangi Firaun dengan bahasa yang lembut.

"Maksudnya begini, Firaun itu penguasa Mesir, Jokowi itu penguasa Indonesia. Mereka setara sekali pun kualitas dan model kepemimpinannya tidak sama," sebutnya.

"Musa meninggalkan Mesir tapi kemudian diperintahkan Allah SWT untuk mendatangi Firaun dengan pesan khusus, 'sampaikan dengan bahasa yang lembut dan sederhana'," sambungnya.

Kritik TP3 Soal Pertemuan di Istana Bak Musa Datangi Firaun, PBNU: Indonesia Bukan Negara Kafir!

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata