logo


Tak Heran Cipinang Melayu Jadi Langganan Banjir, Wagub DKI Sebut Daerah Dibawah Permukaan Laut

Pemprov DKI beri solusi untuk warga yang terdampak banjir yaitu dengan membangun runawa dan rusunami.

16 April 2021 07:00 WIB

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku tidak heran apabila wilayah Cipinang Melayu, Jakarta Timur kerap dilanda banjir saat hujan. Ia menyebut daerah tersebut berada di bawah permukaan laut.

"Cipinang Melayu ini kan memang beda, di Jakarta ini kan konturnya memang di bawah permukaan laut, termasuk Cipinang, memang beberapa titik ada di Condet, Kalibata, di beberapa titik memang rendah," kata Riza di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (15/4/2021).

Riza mengatakan bahwa daerah Cipinang Melayu menjadi rendah karena aktivitas pengerukan tanah akibat pembangunan Gelora Bung Karno (GBK) beberapa tahun silam. Ia menyebut warga terpaksa mendirikan rumah di daerah tersebut karena terbatasnya lahan.


Gegara Covid-19, Jumlah Warga Miskin di DKI Meningkat

"Sekarang kubangan itu karena sulitnya lahan oleh warga dijadikan permukiman. Kalau hujan ya banjir," ujarnya.

Meski demikian, ia mengatakan bahwa Pemprov DKI sudah mencarikan solusi untuk warga yang terdampak banjir yaitu dengan membangun runawa dan rusunami.

"Di antaranya konsep yang sudah pernah kami sampaikan, di situ nanti harus dibangun rusunawa, rusunami ke atas sehingga bawahnya kosong. Ketika kemarau jadi basement, jadi tempat bermain. Tapi ketika hujan, banjir bisa jadi tempat tampungan air," pungkasnya.

Pengendalian Banjir Jakarta, Anies: Butuh Kolaborasi dengan Pemerintah Pusat

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati