logo


Soal Isu Kudeta PKB, Yenny Wahid Khawatir Diamnya Sesepuh Terkesan Lindungi Cak Imin

Yenny Wahid menginginkan agar Cak Imin kembali kepada sejarah partai

16 April 2021 05:00 WIB

Muhaimin Iskandar digotong sejumlah Banser Cinta.
Muhaimin Iskandar digotong sejumlah Banser Cinta. Instagram @cakiminow

JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Putri Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid buka suara terkait isu Muktamar Luar Biasa (MLB) PKB untuk menggantikan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Yenny meminta agar para sesepuh mengingat Cak Imin. Pasalnya, Cak Imin  dinilai menunjukkan watak oligarkis yang tidak sehat bagi perkembangan demokrasi.

"Mbak Yenny sudah mendengar berita-berita menyangkut dinamika internal PKB setelah dilangsungkannya muscab serentak tahun 2021 yang menimbulkan ketidakpuasan pengurus daerah. Dalam pandangan kami, PKB di bawah kepemimpinan Muhaimin Iskandar semakin menunjukkan watak oligarkis dan nepotisme yang tidak sehat bagi pengembangan demokrasi," kata juru bicara Yenny Wahid, Imron Rosyadi Hamid, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (15/4/2021).

Yenny Wahid, kata Imran, menginginkan agar Cak Imin kembali kepada sejarah partai. Imran lantas menyinggung terkait masa lalu Cak Imin dengan pelengseran Gus Dur.


Dukung Muktamar Luar Biasa PKB, Eks Pengurus: Ini Partai Apa Perusahaan?

"Kami mengetuk kesadaran semua pihak, termasuk internal DPP, bahkan para sesepuh agar mengingatkan Muhaimin Iskandar dan lingkaran elitenya untuk kembali kepada sejarah awal berdirinya partai, termasuk sejarah masa lalu Cak Imin dalam memperlakukan Gus Dur dalam konflik PKB yang masih terus diingat warga NU," ujarnya.

Lebih lanjut, Imron mengatakan bahwa Yenny Wahid khawatir diamnya para sesepuh terkesan melindunggungi Cak Imin. Bagi meraka, Gus Dur tidak hanya sekedar pendiri partai namu juga cucu pendiri NU.

"Gus Dur tidak sekadar pendiri PKB, tetapi juga cucu Hadratus Syekh Hasyim Asy'ari, pendiri Nahdlatul Ulama yang seharusnya tidak diperlakukan seperti itu. Kami khawatir, diamnya para sesepuh akan dianggap sebagai upaya perlindungan kepada Cak Imin, yang memiliki sejarah kelam terhadap Gus Dur sehingga berdampak pada penilaian negatif kalangan akar rumput terhadap para sesepuh. Kesadaran kolektif diperlukan agar proses demokrasi di PKB kembali bisa berjalan normal," pungkasnya.

Soal Reshuffle Kabinet, PKB: Anggota Kabinet dengan Inisial Huruf M

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati