logo


Iran Bisa Tingkatkan Penggunaan Uranium hingga 90 Persen tapi Tidak untuk Bikin Senjata Nuklir

Presiden Iran menyatakan bahwa pihaknya tidak berencana untuk membuat senjata nuklir meski bisa meningkatkan level penggunaan uranium hingga 90 persen

15 April 2021 20:15 WIB

Presiden Iran Hassan Rouhani.
Presiden Iran Hassan Rouhani. Istimewa

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Presiden Iran Hassan Rouhani, pada Kamis (15/4) mengatakan bahwa pihaknya mampu meningkatkan penggunaan level uranium pada fasilitas nuklirnya hingga 90 persen namun hal tersebut tidak ditujukan untuk membuat senjata nuklir.

"Kami sudah bisa memperkaya uranium hingga 90 persen hari ini jika kami menginginkannya. Namun, sudah kami katakan dari awal bahwa aktivitas nuklir kami sepenuhnya damai, kami memegang janji dan kami tidak berupaya membuat bom nuklir," kata Rouhani dalam pidatonya yang disiarkan oleh televisi Iran, dikutip Sputniknews.

Pada awal pekan ini, Iran memberitahu Badan Pengawas Energi Atom Internasional (IAEA) bahwa mereka akan meningkatkan penggunaan uranium hingga 60 persen dimana hal itu akan mereka lakukan pada pekan depan.


Selesaikan Krisis Imigran Ilegal, Wapres AS Kunjungi Beberapa Negara Amerika Tengah

Kabar tersebut tentu saja memicu kekhawatiran dari komunitas internasional, termasuk Uni Eropa yang menyebut jika rencana Iran tersebut "sangat mengkhawatirkan dari sudut pandang non-proliferasi nuklir" dan tidak masuk akal.

Sementara itu, IAEA menyatakan bahwa penggunaan kadar uranium hingga 20 persen saja sebenarnya sudah cukup untuk membuat senjata nuklir, dan penggunaan kadar uranium 90 persen biasanya diperlukan dalam proses produksi senjata nuklir.

Nggak Cuma Indonesia, Ternyata Malaysia Juga Bakal Larang Warganya untuk Mudik

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×