logo


Program Penanganan Covid-19 Tidak Didukung, Walkot Makassar Bakal Copot Seluruh Camat & Lurah

Alasannya antara lain kinerja rendah, tidak respons, dan tidak peduli masyarakat.

15 April 2021 15:57 WIB

Ramdhan Danny Pomanto
Ramdhan Danny Pomanto mediaindonesia.com

MAKASSAR, JITUNEWS.COM - Wali Kota Makassar Ramdhan Danny Pomanto berencana mencopot seluruh jajaran camat hingga lurah karena program penanganan Covid-nya tidak didukung. Hal itu dilakukan setelah seluruh RT/RW dinonaktifkan.

"Alasannya banyak (sehingga seluruh camat dan lurah diganti). Pertama, banyak temuan, kinerja rendah, tidak respons, dan tidak peduli masyarakat, banyak sebabnya. Terus tidak mendukung program (penanganan Covid) Makassar Recover," kata Danny, seperti dilansir dari detikcom, Kamis (15/4).

Danny heran dengan oknum camat dan lurah yang tak mendukung program Makassar Recover demi menekan angka penularan Covid-19. Padahal, instruksi itu disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo.


Teroris Dikaitkan Agama, Tengku Zulkarnain: Bagaimana dengan Koruptor & Pelacur?

"Kemarin juga kan ada arahan Presiden, jelas sekali kan, ada refocusing, itu kan perintah negara, terus Covid jangan lengah (diatasi), itu kan program Pak Presiden. Nah, ini dia tidak mendukung," jelasnya.

Dia menerangkan, penggantian camat hingga lurah adalah program penataan ulang jajaran Pemkot Makassar. Tak hanya camat dan lurah, jajaran ASN hingga tenaga kontrak bakal dievaluasi.

"Jadi semua (akan dirombak) jajaran pemerintahan. Mau itu ASN, tenaga kontrak, dievaluasi semua, direset semua. Semua akan dievaluasi," tandasnya.

Soal Bom di Gereja Makassar, Ade Armando: Mereka Mempersepsikan Diri Melawan Musuh Allah

Halaman: 
Penulis : Iskandar