logo


Isu Reshuffle Mencuat, Andreas Pareira: Tidak Ada Kaitannya dengan Kinerja Mendikbud

Andreas Hugo Pareira menyebut bahwa reshuflle kabinet itu dilakukan karena berkaitan dengan penggabungan Ristek ke Kemdikbud

15 April 2021 11:50 WIB

Andreas Hugo Pereira.
Andreas Hugo Pereira. Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pasca rencana penggabungan Kemenristek ke dalam Kemendikbud, isu reshuflle kabinet mendadak mengemuka.

Anggota Komisi X DPR RI, Andreas Hugo Pareira menyebut bahwa reshuflle kabinet itu dilakukan karena berkaitan dengan penggabungan Ristek ke Kemdikbud, dan pembentukan Kementerian baru sehingga tetap ada 34 Kementerian.

“Sementara Ristek terapan (applied research) dikoordinasi dibawh BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) yang merupakan Lembaga Negara setingkat Kementerian sama seperti BKPM, BNPB atau BKN, sementara riset Pendidikan oleh Perguruan Tinggi ada dibawah koordinasi Kemdikbud (mungkin bisa dibentuk satu Dirjen yang khusus mengurus riset pendidikan),” ujarnya di Jakarta,” ujarnya di Jakarta, Rabu (14/4/2021).


Arif Wibowo Resmi Pimpin Garuda Indonesia

Atas dasar itu, Andreas menyebut bahwa reshuffle kabinet ini tidak ada kaitannya dengan kinerja Menteri apalagi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim.

Mendikbud disebutnya justru akan diberi tanggung jawab tambahan yaitu mengoordinasi riset Pendidikan.

“Sebagai anggota Komisi X saya melihat selama ini kinerja Nadiem Makarim bagus-bagus saja, bahkan dengan Nadiem sedang mempersiapkan terobosan-terobosan dalam dunia pendidikan dengan merdeka belajar, kampus merdeka dan peningkatan status guru-guru honorer,” kata dia.

“Saya tidak melihat urgensi dan relevansi untuk mereshufle Nadiem,” pungkasnya.

Wahh, Usai RUPS 6 Direksi Garuda Dicopot

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar
 
×
×