logo


Santer Abdul Mu'ti Gantikan Nadiem, Ahli Politik: Tantangannya Hadapi Stunting Pendidikan

Ahli politik Universitas Airlangga Prof Kacung Marijan Ph.D sebut perlu ada terobosan konkret untuk mengatasi stunting pendidikan

15 April 2021 07:30 WIB

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu\'ti.
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ditengah isu reshuffel yang kian memanas,  nama Sekretaris Umum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti santer akan menggantikan posisi Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud). Abdul Mu'ti dinilai mampu membawa dunia pendidikan ke arah yang lebih baik.

Menanggapi hal tersebut, pakar politik Universitas Airlangga Prof Kacung Marijan Ph.D mengatakan bahwa siapaun berkesempatan menjabat sebagai Mendikbud. Namun, ia mengingatkan ada tentangan besar untuk memperbaiki pendidikan di Indonesia yakni stunting pendidikan karena pandemi Covid-19.

"Sekarang kan bahaya karena stunting pendidikan. Jadi tingkat asupan yang gak sampai. Asupannya itu kecil. Jadi tantangan di kementerian adalah menghadapi stunting pendidikan yang telah terjadi setahun terakhir ini," kata Kacung dilansir detikcom, Rabu (14/4/2021).


Usul Moeldoko Diganti, Pengamat: Untuk Membersihkan Citra Jokowi dan Istana

"Jadi sepanjang Mas Nadiem bisa mengatasi ini (stunting pendidikan) ya gak apa-apa. Sekali lagi untuk mengatasi stunting pendidikan ini kan gak mudah. Siapapun orangnya pasti tidak mudah," ujarnya.

Muncul Isu Reshuffle, Eks Wamendikbud Sebut Nadiem Makarim di Persimpangan Jalan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati