logo


Joe Biden Lanjutkan Kembali Proses Penjualan Senjata AS ke Uni Emirat Arab

Juru bicara Kementerian Luar Negeri AS mengatakan bahwa meski proses penjualan senjata kepada Uni Emirat dilanjutkan, namun pihaknya masih akan tetap mengevaluasinya.

14 April 2021 13:00 WIB

Jet Tempur F-35
Jet Tempur F-35 cnnindonesia.com

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Pemerintahan Joe Biden dikabarkan telah memberitahu pihak Kongres bahwa mereka melanjutkan rencana penjualan senjata dan peralatan tempur, termasuk drone militer dan pesawat tempur F-35, ke Uni Emirat Arab.

Dilansir dari Al Jazeera, juru bicara Kementerian Luar Negeri AS mengatakan bahwa meski rencana penjualan alutsista dengan total nilai mencapai US$ 23,37 miliar tersebut dilanjutkan, namun pihaknya masih akan mengevaluasi detail terkait penggunaan senjata tersebut dengan pejabat pemerintah Uni Emirat Arab.

Seperti diketahui, Joe Biden telah menunda rencana penjualan alutsista yang sebelumnya sudah disetujui oleh mantan presiden Donald Trump. Penjualan tersebut sebenarnya sudah mencapai tahap akhir sebelum Joe Biden dilantik.


Gantian Kapal Dagang Israel yang Jadi Sasaran Serangan Rudal, Ulah Iran?

Beberapa anggota parlemen AS sebelumnya sudah meminta agar rencana penjualan persenjataan ke Uni Emirat Arab tersebut untuk ditunda. Mereka khawatir jika senjata tersebut ikut digunakan dalam konflik Yaman, sebuah konflik yang telah menyebabkan wabah kelaparan dan krisis kemanusiaan terburuk dalam beberapa dekade terakhir.

Presiden Ekuador Minta Komunitas Internasional Tingkatkan Tekanan terhadap Venezuela

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia