logo


Lebanon Bakal Minta Bantuan Rusia untuk Bangun Kembali Pelabuhan Beirut

PM Lebanon dikabarkan akan mengadakan kunjungan ke Moskow pada pekan ini untuk meminta Rusia agar bersedia ikut membantu memulihkan perekonomian Lebanon dengan membangun kembali pelabuhan Beirut

14 April 2021 09:31 WIB

Ledakan Beirut
Ledakan Beirut Al Jazeera

BEIRUT, JITUNEWS.COM - Kandidat kuat Perdana Menteri Lebanon, Saad al Hariri, berniat meminta bantuan ekonomi dari Rusia saat dirinya berkunjung ke Moskow pada pekan ini. Hal tersebut dilaporkan oleh kantor berita RIA mengutip pernyataan dari seorang perwakilan khusus PM Lebanon tersebut pada Selasa (13/4).

RIA melaporkan bahwa Hariri rencananya akan meminta Rusia untuk membantu pembangunan fasilitas pembangkit listrik dan pembangunan kembali pelabuhan Beirut yang hancur karena salah satu gudang penyimpanan bahan kimia yang ada di pelabuhan tersebut meledak pada Agustus tahun lalu.

Ledakan tersebut menewaskan sedikitnya 200 orang dan menyebabkan kerugian material hingga mencapai miliaran dolar, dan semakin memperburuk situasi krisis perekonomian Lebanon.


Rusia Siapkan Pasukan untuk Hadapi Ancaman NATO dan AS

Pada pekan lalu, beberapa perusahaan Jerman dan Perancis juga berencana untuk membantu proses restorasi pelabuhan Beirut yang kemungkinan akan menghabiskan dana hingga miliaran dolar AS.

Hariri, yang sebelumnya pernah menjabat sebagai perdana menteri Lebanon selama tiga periode, memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya pada 2019 atas permintaan warga yang menggelar demo besar-besaran. Warga menilai bobroknya pemerintahan Lebanon telah memperburuk situasi krisis perekonomian.

Hariri kembali dinominasikan sebagai perdana menteri kembali pada Oktober 2020 lalu tapi hingga kini masih berselisih dengan Presiden Michel Aoun karena dirinya belum mampu membentuk pemerintahan baru.

"Kita perlu membangun fasilitas pembangkit listrik baru yang dapat memberi pasokan listrik ke seluruh penjuru negeri selama 24 jam...kami akan berupaya mencari bantuan dari Rusia, baik dari sektor ini maupun sektor lainnya," kata George Shaaban kepada RIA, dilansir dari Reuters.

Ia menambahkan bahwa Hariri juga akan membahas mengenai kemungkinan Rusia menyuplai vaksin Covid-19 untuk rakyat Lebanon.

AS Perkuat Dukungannya kepada Taiwan, China Beri Ancaman

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia