logo


Ma'ruf Amin Disebut Ban Serep Jokowi, Demokrat: SBY Maksimalkan Wakilnya, Bisa Ikuti

Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengaku rindu kerja sama yang baik antara presiden dan wakil presiden

14 April 2021 08:00 WIB

Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan.
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Hinca Pandjaitan menanggapi pernyataan Staf Khusus Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin, Masduki Baidlowi yang menyebut Ma'ruf Amin sebagai ban serep atau orang nomor dua. Ia pun menyarankan agar pemerintah belajar dari Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang memaksimalkan peran wakilnya.

"Saya kira kita pernah berpengalaman dua periode 10 tahun Pak SBY memaksimalkan wakilnya, baik zamannya Pak JK [Jusuf Kalla] maupun Pak Boediono, saya kira kita semua bisa mengikuti ya," kata Hinca kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa (13/4).

Hinca mengaku rindu kerja sama yang baik antara presiden dan wakil presiden. Menurutnya, kerja sama pemerintah saat ini sangat diperlukan apalagi Indonesia tengah mengahadapi pandemi Covid-19.


Sudah Dicabut, AHY Kembali Gugat Eks Kader Demokrat: Ada Nama Baru

"Apalagi beban hari ini cukup berat ya, saya kira masa yang paling sulit jadi presiden, salah satunya adalah masa Pak Jokowi di perode kedua ketika menghadapi pandemi yang menguras tenaga, energi, dan sumber keuangan negara kita," ujarnya.

Ngabalin Sebut Reshuffle Kabinet Pekan Ini, PKB: Tergantung Pak Jokowi, Mungkin Rabu Pahing atau Kliwon

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati