logo


Soal Polemik Mudik Dilarang Wisata Boleh, Kemenhub Jelaskan Maksudnya

Kemenhub sebut berwisata didalam kota diperbolehkan karena masih bisa dikontrol oleh kepala daerah

14 April 2021 07:00 WIB

Ilustrasi wisata Bandung
Ilustrasi wisata Bandung Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sebagian masyarakat mengaku bingung dengan keputusan pemerintah yang melarang mudik namun memperbolehkan wisata. Pemerintah disebut tidak konsisten dalam upaya pengendalian Covid-19.

Sementara itu, Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati, menjelaskan maksud diperbolehkan berwisata namun dilarang mudik yakni berwisata di dalam kota.

"Pariwisata yang diperbolehkan itu adalah konteks yang di dalam kota bukan lintas kota," kata Adita seperti dilansir detikcom, Rabu (14/4/2021).


Puan Sebut Pemerintah Tak Konsisten Soal Larangan Mudik, Ini Respons Ngabalin

Adita mengatakan bahwa berwisata didalam kota diperbolehkan karena masih bisa dikontrol oleh kepala daerah. Namun ia mengingatkan agar tetap dilakukan pembatasan agar tidak menimbulkan kerumunan.

"Yang diperbolehkan tidak lebih dari 50 persen, tetap ada pembatasan dan ini adalah pergerakan di dalam kota atau kabupaten. Jadi hal-hal yang memang betul-betul bisa dikontrol, dan oleh kepala daerah setempat pun bisa dikendalikan," ujarnya.

Adita mengatakan bahwa wisata tidak boleh dilakukan pada lintas kota yang menjadi kriteria yang dilarang pemerintah.

"Sementara kalau untuk yang sifatnya lintas kota kabupaten, apalagi masuk di dalam ketentuan pelarangan mudik sudah jelas-jelas itu akan masuk pada kriteria yang dilarang," sambungnya.

Lebih lanjut, ia menyebut ada beberapa kriteria yang tetap diperbolehkan melakukan perjalanan ke luar kota. Namun harus disertakan dengan surat jalan dan setelah sampai ke tempat tujuan harus melakukan karantina mandiri.

"Yang dikacualikan, dinas, tugas dari kantor instansi, dan itupun harus bawa surat jalan yang berlaku satu kali. Jangan lupa sesuai dengan ketentuan satgas kalaupun anda masuk dalam kriteria yang dikecualikan, sampe ke daerahnya itu akan juga menjalani karantina selama lima hari," pungkasnya.

Meski Mudik Dilarang, Pertamina Pastikan Stok BBM dan LPG Selama Bulan Puasa Tetap Aman

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati