logo


Rusia Siapkan Pasukan untuk Hadapi Ancaman NATO dan AS

Menteri Pertahanan Rusia mengatakan bahwa saat ini pihaknya tengah mengambil langkah kebijakan untuk menghadapi ancaman peningkatan aktivitas militer NATO dan Amerika Serikat di perbatasan Rusia

13 April 2021 21:45 WIB

Sistem Pertahanan Udara S-400 buatan Rusia
Sistem Pertahanan Udara S-400 buatan Rusia istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu pada Selasa (13/4) mengatakan bahwa pihaknya akan segera mengambil langkah untuk menghadapi ancaman yang ditimbulkan dari pihak NATO yang meningkatkan aktivitas militernya di sekitar perbatasan Rusia.

"Untuk merespon aktivitas militer aliansi tersebut yang mengancam Rusia, kami telah mengambil langkah kebijakan yang sesuai. Sebagai bagian dari langkah pengendalian dan latihan selama periode musim dingin, kami sudah melakukan pengecekan terhadap kesiapan tempur pasukan di wilayah barat dan selatan," kata Shoigu, dikutip Sputniknews.

Ia menjelaskan bahwa pihaknya juga sudah mengerahkan dua pasukan infantri dan tiga pasukan penerjun ke wilayah perbatasan Rusia dengan Ukraina dalam waktu tiga pekan ini.


China Minta Jepang Batalkan Rencana Pembuangan Air Limbah Nuklir ke Samudera Pasifik

"Dalam waktu tiga pekan, dua pasukan dan tiga formasi pasukan penerjun berhasil dikerahkan ke wilayah perbatasan barat Rusia di beberapa area latihan dan pertempuran," tambah Shoigu.

Selain itu, Shoigu juga menambahkan bahwa langkah serupa juga ia berlakukan untuk perbatasan utara Rusia, di lingkar kutub utara.

"Untuk memperkuat kemampuan pertahanan Rusia dan melindungi kepentingan nasional di wilayah Arktik, Kementerian Pertahanan secara sistematis berupaya meningkatkan kemampuan tempur Armada Utara..yang dipersenjatai dengan perlengkapan militer modern yang dapat beradaptasi dengan kondisi cuaca buruk," tandasnya.

Menteri Pertahanan Rusia tersebut juga mengatakan bahwa Amerika Serikat dan NATO saat ini tengah menggerakkan pasukan mereka ke wilayah perbatasan Eropa dengan Rusia, salah satunya di wilayah perairan Laut Hitam.

"Pasukan Amerika tengah dipindahkan dari wilayah Amerika Utara melalui Samudera Atlantik ke Eropa. Pasukan (NATO) di Eropa kemudian juga digerakkan ke wilayah perbatasan Rusia. Pasukan kunci dipusatkan di Laut Hitam dan kawasan Baltik," tandasnya.

 

Rusia Kecam Serangan terhadap Fasilitas Nuklir Iran, Menlu Iran: Terima Kasih

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia