logo


Pendaftaran Atas Nama SBY, Partai Demokrat Sebut untuk Hadapi KLB Kubu Moeldoko

Partai Demokrat angkat bicara soal pendaftaran merek partai atas nama pribadi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)

13 April 2021 19:12 WIB

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Partai Demokrat angkat bicara soal pendaftaran merek partai atas nama pribadi Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Anggota Tim Advokasi DPP Partai Demokrat, Mehbob, mengatakan bahwa pendaftaran tersebut untuk menghadapi ketidakpastian keputusan Kemenkumham terkait kongres luar biasa (KLB) Deli Serdang.

"Benar ada pendaftaran logo Partai Demokrat yang dilakukan oleh Tim Hukum DPP, mengatasnamakan Pak SBY selaku penggagas Partai Demokrat. Kami daftarkan logo tersebut untuk menghadapi ketidakpastian saat itu, sebelum ada keputusan dari Menkumham berupa penolakan memproses berkas permohonan para pelaku KLB ilegal Sibolangit pada tanggal 31 Maret 2021," kata Mehbob dalam keterangannya, Selasa (13/4).

Mehbob mengatakan bahwa merek partai sudah didaftarkan pada 2007 di Kemenkumham di klasifikasi merek kelas 41. Partai Demokrat ingin mengubah klasifikasi mereknya di kelas 45. Oleh karena itu, guna melengkapi administrasi pendaftaran maka kembali mendaftar atas nama SBY.


Sudah Tak Punya Legalitas, AHY Cabut Gugatan ke 10 Mantan Kader Demokrat

"Logo Partai Demokrat sendiri selama ini sudah terdaftar di kelas 41 (sejak 2007), yakni salah satunya layanan pendidikan dan layanan pengajaran. Pendaftaran baru-baru ini untuk melengkapi secara administrasi terkait dengan logo Partai Demokrat pada kelas yang tepat, yakni kelas 45 tentang organisasi pertemuan politik," ujarnya.

"Kedua, untuk melengkapi administrasi pendaftaran pada kelas 45 ini, kami tarik permohonan yang lalu, dan sudah kami gantikan dengan berkas administrasi yang baru, setelah mendapatkan masukan terkait dengan kelengkapan administrasi yang dibutuhkan," lanjut Mehbob.

Mehbob mengatakan pendaftaran tersebut sebagai langkah mencegah pihak luar menggunakan merek dan logo Partai Demokrat.

"Ketiga, pendaftaran juga dilakukan sebagai langkah hukum untuk mencegah pihak-pihak lain di luar Partai Demokrat yang selama ini secara melawan hukum menggunakan merek dan logo Partai Demokrat. Kepada mereka tersebut, kami dalam waktu dekat akan melayangkan somasi," pungkasnya.

Pemerintah Sibuk Pencitraan, Anak Buah AHY: Tahu Kekuasaannya Lemah, Pembangunan Bukan untuk Rakyat

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata