logo


RUU Kejaksaan, Azis Syamsuddin: DPR Masih Menunggu

Tinggal Komisi III kemudian melakukan RDPU rapat dengar pendapat umum, kemudian melakukan RDP, kemudian persiapan-persiapan dalam penyusunan daftar inventarisasi masalah

13 April 2021 16:14 WIB

Aziz Syamsuddin.
Aziz Syamsuddin. Jitunews/Latiko Aldilla Dirga

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin mengungkapkan bahwa DPR masih menunggu surat presiden (Surpres) tentang Rancangan Undang-Undang (RUU) Kejaksaan untuk selanjutnya dilanjutkan pembahasan di Komisi III DPR.

“Tinggal Komisi III kemudian melakukan RDPU rapat dengar pendapat umum, kemudian melakukan RDP, kemudian persiapan-persiapan dalam penyusunan daftar inventarisasi masalah, yang tertuang di dalam proses tata tertib dan undang-undang tentang penyusunan perundang-undangan," kata Azis.

Azis menyebut pada prinsipnya, DPR dan pemerintah sepakat untuk penguatan lembaga korps Adhyaksa tersebut.


Anak di Bawah Umur Ikut Aksi Tolak RUU HIP, Pernusa Minta KPAI Dibubarkan

Menurutnya penguatan ini harus bersinergi dengan aparat penegak hukum lainnya yaitu kepolisian, kemudian PPNS (Penyidik Pegawai Negeri Sipil) dan dalam hal ini juga dengan hakim.

"Sehingga bagaimana lembaga yuridis ini untuk bisa bersineri, karena proses penyidikan, masuk ke penuntutan, masuk kepada peradilan, tapi di dalam tindak pidana tertentu, lex spesialisnya bahwa yang namanya kejaksaan dalam tindak pidana korupsi dapat melakukan namanya proses pengumpulan data, kemudian penyidikan, dan sekaligus penuntutan," jelas Azis.

"Nah ini juga yang harus ditempatkan posisi kejaksaan, disamping sebagai penuntut umum dalam undang-undang kejaksaan itu juga bagaimana sinergitas dengan lembaga-lembaga tinggi negara lainnya dan kementerian-kementerian lainnya," pungkasnya.

Soal RUU Larangan Minuman Beralkohol, Denny Siregar: Daerah Mayoritas Non Muslim Bakal Pisahkan Diri

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar
 
×
×