logo


Formula E Amburadul, Ferdinand: Mungkin Disengaja Supaya Duit Bisa Dimainin Pemprov DKI

Gubernur Anies Baswedan dinilai tak mampu mengatur jajarannya untuk menggelar acara mahal.

13 April 2021 12:32 WIB

Surat Rakyat

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean menilai penyelenggaraan Formula E di DKI Jakarta amburadul. Pasalnya, penanggung jawab dari acara besar itu tidak jelas.

“Amburadul, tak jelas siapa yang bertanggung jawab, Jakpro atau Diaspora?” cuitnya melalui akun Twitter @FerdinandHaean3, dikutip Selasa (13/4).

Menurutnya, Gubernur Anies Baswedan tak mampu mengatur jajarannya untuk menggelar acara mahal. Dia pun menduga Formula E sengaja dibuat berantakan agar anggaran bisa dimainkan Pemprov DKI.


Politisi PKS Minta Rizieq Dibebaskan Atas Nama Keadilan, Ferdinand Hutahaean Gagal Paham

“Gubernur @aniesbaswedan gagal memanage jajaran untuk menyelenggarakan event mewah dan mahal. Atau mungkin disengaja amburadul supaya duit bisa dimainin? @DKIJakarta,” tuding Ferdinand.

Dalam cuitannya itu, Ferdinand mengunggah tangkapan layar soal informasi Formula E. Disebutkan, perjanjian penyelenggaraan acara Formula E adalah antara PT Jakpro dengan Formula E Operation Limited (FEO).

Namun, pihak Dinas Pemuda dan Olahraga yang membayar commitment fee sebesar Rp560 miliar.

Anies Sebut Kebutuhan Hidup Jadi Penyebab Korupsi Saat Anak Buahnya Tersangka KPK, Denny: Apa Dia Makanannya Emas?

Halaman: 
Penulis : Iskandar