logo


Soal Polemik Penceramah PT Pelni, Wamenag: Penolakan Akibat Ulah Ustaz Itu Sendiri

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi menghimbau agar ceramah yang disampaikan sesuai nilai toleransi dan kerukunan

13 April 2021 05:30 WIB

Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tahuid Sa\\\\\\\'adi
Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tahuid Sa\\\'adi Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid Sa'adi menegaskan bahwa pemerintah tidak pernah melarang ustaz untuk menyampaikan ceramah, namun menghimbau agar ceramah yang disampaikan sesuai nilai toleransi dan kerukunan. Hal tersebut ia sampaikan menanggapi polemik penceramah kajian di PT Pelni yang akhirnya dibatalkan.

"Menanggapi polemik daftar penceramah kegiatan pengajian Ramadhan 1442 H yang menjadi keputusan PT Pelni, pemerintah tidak pernah melarang ustadz, mubaligh atau tokoh agama dalam melaksanakan tugas dakwah," kata Zainut, dalam keterangan tertulis, Senin (12/4/2021).

"Jadi, keliru jika ada anggapan pemerintah ikut intervensi apalagi sampai melarang ustadz atau mubaligh yang melaksanakan tugas dakwah. Pemerintah hanya mengimbau kepada para ustaz, mubaligh dan tokoh agama dalam menyampaikan materi dakwah agar menjaga nilai-nilai kerukunan, persaudaraan, dan toleransi," sambungnya.


Penceramah Lebih Diawasi Ketimbang Koruptor, Haikal Hassan: Zaman Setan

Hari Ini Kemenag Gelar Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan, Sidang Dibagi Tiga Tahap

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati