logo


Soal Puan Vs Prananda Jadi Penerus Mega, PDIP: Tak Perlu Ada Kubu-kubuan

PDIP sebut Puan Maharani diperintahkan untuk memimpin bagian hilir PDIP. Sementara, Prananda Prabowo diberi tugas dibagian hulu

12 April 2021 17:21 WIB

Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno.
Ketua DPP PDIP Hendrawan Supratikno. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPC PDIP Solo, Fx Hadi Rudyatmo menyerukan dukungan kepada Prananda Prabowo sebagai Ketua Umum PDIP menggantikan Megawati Soekarno Putri melalui kongres 2024 mendatang. Ia menilai Prananda adalah trah Sukarno yang paling tepat memimpin partai ketimbang Puan Maharani maupun Puti Guntur Soekarno.

Menanggapi hal tersebut, elite PDIP Hendrawan Supratikno menegaskan bahwa Ketua Umum petahanalah yang akan memutuskan siapa penggantinya. Ia meminta agar kader tidak menciptakan kubu atau kelompok-kelompok dalam partai.

"Dalam AD/ART PDI-P sudah jelas, ketum yang baru diputuskan oleh ketum petahana. Jadi tidak perlu ada kubu-kubuan, dukung mendukung, atau seru menyeru. Ibu Megawati yang akan memutuskan," kata Hendrawan kepada wartawan, Senin (12/4/2021).


Dewi Tanjung: Negara Ini Hancur karena Khilafah!

Hendrawan mengatakan bahwa Puan Maharani diperintahkan Mega untuk memimpin bagian hilir PDIP seperti eksekutif hingga legislatif. Sementara, Prananda Prabowo diberi tugas dibagian hulu seperti mengkonsolidasi partai. Ia menyebut keduanya saling bersinergi membangun PDIP.

"Selama ini ada dua anak ketum yang terlibat dalam kegiatan partai, yaitu Bu Puan Maharani dan Mas Prananda Prabowo. Bu Puan lebuh banyak bergerak di 'hilir' atau fraksi, eksekutif, dan hubungan antarlembaga, Mas Nanan lebih banyak di 'hulu' atau konsolidasi partai, penempatan kader di badan/organisasi sayap," ujarnya.

"Jadi yang dibangun adalah sinergi hulu-hilir. Ketum membangun arsitektur kewenangan ini untuk memperkokoh integrasi internal," pungkasnya.

FX Rudy Jagokan Prananda Jadi Penerus Mega Ketimbang Puan, PDIP Pusat Tak Paham

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati