logo


Jokowi Gabungkan Kemenristek dan Kemendikbud, Pengamat: Moment Tepat Mengganti Nadiem Makarim

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga menilai momentum tersebut sebaiknya digunakan Jokowi untuk mengganti Nadiem Makarim.

12 April 2021 14:30 WIB

Nadiem Makarim
Nadiem Makarim Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Presiden Joko Widodo (Jokowi) diperkirakan segera melakukan reshuffle kabinet setelah DPR RI menyetujui pengabungan Kemenristek dengan Kemendikbud dan pembentukan Kementerian Investasi pada Rapat Paripurna, jumat, 9 April 2021.

Pengamat Komunikasi Politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga menilai momentum tersebut sebaiknya digunakan Jokowi untuk mengganti Nadiem Makarim.

“Selama memimpin Kemendikbud, belum ada gebrakan yang membanggakan. Hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO) juga menginginkan Nadiem di reshuffle,” ujarnya di Jakarta, Senin (12/4/2021).


Viral Siswi Nonmuslim Diminta Berjilbab, Kemendikbud Angkat Bicara

Jamiluddin menambahkan dengan bergabungnya Kemenristek ke Kemendikbud, Nadiem dikhawatirkan semakin tak mampu memimpin kementerian tersebut. Padahal melalui penggabungan itu diharapkan riset akan semakin berkembang di Indonesia, khususnya di perguruan tinggi.

“Kapasitas Nadiem tampaknya tak cukup mumpuni menangani hal itu,” tuturnya.

Karena itu, Jokowi sebaiknya mencari sosok yang tepat agar penggabungan dua kementerian itu membuahkan hasil.

Jamiluddin menilai Bambang Brodjonegoro adalah sosok yang layak dipertimbangkan untuk mengisi pos tersebut.

“Bambang Brodjonegoro adalah sosok yang layak dipertimbangkan,” pungkasnya.

Sindir Penggabungan Kemenristek-Kemendikbud, PKS: Bukan Lemari yang Dipindahkan

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar
 
×
×