logo


Media Israel Sebut Mossad sebagai Pelaku Serangan Siber terhadap Fasilitas Nuklir Iran

Sejumlah media Israel mengklaim bahwa badan intelijen Israel Mossad terlibat dalam insiden serangan siber terhadap fasilitas nuklir Iran

12 April 2021 13:08 WIB

Badan Inteljen Israel, Mossad
Badan Inteljen Israel, Mossad istimewa

JERUSALEM, JITUNEWS.COM - Mengutip sejumlah narasumber anonim, beberapa media lokal Israel melaporkan bahwa pelaku serangan siber terhadap fasilitas nuklir Iran, Natanz, pada Minggu (11/4) adalah badan intelijen Israel, Mossad.

Seperti diketahui, sejumlah pejabat Iran menyebut bahwa serangan tersebut adalah sebuah contoh dari "terorisme nuklir" terhadap fasilitas mereka. Beruntung, serangan tersebut tidak menyebabkan jatuhnya korban jiwa atau kerusakan skala besar.

Meski Iran sejauh ini belum menuding pihak mana yang melakukan serangan siber yang memutus aliran listrik di fasilitas tersebut, namun seorang narasumber anonim Jerusalem Post secara gamblang menyebut bahwa kelompok intelijen Mossad lah yang harus bertanggung jawab atas serangan tersebut. Ia mengklaim jika serangan siber tersebut adalah serangan yang direncanakan, meski tidak menunjukkan adanya bukti.


Turki Bekukan Rencana Penjualan Helikopter ke Italia

Sementara itu, pihak pemerintah Israel hingga kini masih belum mengeluarkan pernyataan mereka mengenai insiden tersebut. Namun, media langsung menginterpretasikan bahwa pernyataan yang dilontarkan oleh PM Israel Benjamin Netanyahu menunjukkan adanya keterlibatan pihak Israel pada insiden itu.

"Perang melawan Iran dan proxi-nya, dan melawan persenjataan Iran, adalah sebuah tugas besar," kata Netanyahu, yang mana oleh Jerusalem Post disebut sebagai sebuah "petunjuk" potensi keterlibatan Mossad dalam insiden tersebut, dikutip RT.com.

Terkait Peningkatan Aktivitas Militer Rusia, Presiden Ukraina Minta Dukungan Erdogan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia