logo


Turki Bekukan Rencana Penjualan Helikopter ke Italia

Tindakan tersebut diambil usai PM Italia menyebut sikap Presiden Turki dalam pertemuan dengan dua tokoh penting Uni Eropa pada pekan lalu seperti sikap seorang diktator.

12 April 2021 12:00 WIB

Presiden Turki Reccep Erdogan
Presiden Turki Reccep Erdogan istimewa

ROMA, JITUNEWS.COM - Dua surat kabar Italia, La Republika dan Il Fatto Quotidiano, pada Minggu (11/4) melaporkan bahwa pemerintah Turki sudah membekukan rencana penjualan sejumlah helikopter senilai 70 juta Euro ke sebuah perusahaan asal Italia, Leonardo, usai Perdana Menteri Mario Drughi menyebut sikap Presiden Turki seperti seorang diktator.

Menurut dua surat kabar tersebut, pemerintah Turki meminta pemerintah Italia untuk mengeluarkan permintaan maaf resminya secara langsung tanpa melalui jalur diplomatik.

Kabar tersebut muncul usai pada Kamis pekan lalu PM Italia Mario Drughi mengkritik sikap yang ditunjukkan oleh Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan saat menggelar pertemuan dengan Presiden Dewan Uni Eropa Charles Michel dan Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen.


AS Ancam Kerahkan Pasukan Tempur Jika China Nekat Serang Taiwan

Drughi menyebut Erdogan bersikap seperti seorang diktator usai Ursula von der Leyen terpaksa harus berdiri sepanjang pertemuan karena hanya ada dua kursi dalam ruangan tersebut.

Tentu saja pernyataan PM Italia tersebut mendapat kecaman dari Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu yang langsung memanggil dubes Italia untuk menjelaskan situasi tersebut.

Dua media Italia tersebut juga mengatakan bahwa otoritas Turki sudah mulai mengirimkan "sinyal ancaman" karena sejauh ini pihak pemerintah Italia tidak mengeluarkan tanggapan terkait masalah tersebut.

Intel AS dan Korsel Sebut Kapal Selam Nuklir Korea Utara Sudah Selesai Dibangun

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×