logo


Kutuk Keras SBY Daftarkan Merek Partai Demokrat, Kubu Moeldoko: Diam-diam Ingin Merampas

Menurutnya, Partai Demokrat nantinya akan diwariskan secara turun temurun.

11 April 2021 17:15 WIB

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono.
Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mendaftarkan merek Partai Demokrat atas nama pribadi ke Kementerian Hukum dan HAM.

Juru bicara kubu Moeldoko, Muhammad Rahmad, menyebut SBY diam-diam ingin merampas kepemilikan Partai Demokrat.

"SBY secara diam-diam sedang berusaha dengan berbagai cara memiliki Partai Demokrat atas nama pribadinya. Ini memperkuat dugaan kami bahwa SBY secara diam-diam ingin merampas kepemilikan Partai Demokrat menjadi properti milik pribadinya," kata Rahmad dalam keterangannya, Minggu (11/4).


Berkas Pendaftaran Demokrat oleh SBY Masih Diproses, Dirjen KI: Kemungkinan Ditolak

Rahmad mengatakan bahwa Partai Demokrat pada tahun 2001 didirikan oleh 99 orang dan memiliki akta pendirian. Menurutnya, Partai Demokrat nantinya akan diwariskan secara turun temurun.

"Nama Partai Demokrat sejatinya adalah milik Partai Demokrat yang akan diwariskan turun-temurun kepada generasi penerus di dalam Partai Demokrat," ujarnya.

Rahmad mengatakan bahwa pihaknya dan para pendiri Partai Demokrat mengutuk keras langkah SBY. Rahmad mengatakan bahwa Partai Demokrat tidak seharusnya didaftarkan menjadi properti pribadi.

"Kami bersama para pendiri partai dan rakyat yang mendukung Partai Demokrat, mengutuk keras upaya diam-diam SBY yang mengabaikan nilai nilai moral, etika, dan integritas. Tidak semestinya nama dan logo atau bendera Partai Demokrat didaftarkan menjadi properti milik pribadi. Bagi pendiri Partai Demokrat, upaya diam-diam ini mirip dengan air susu dibalas air tuba," ucapnya.

AHY Lebih Unggul dari Prabowo di Survei Capres 2024, IPO: Pak Moeldoko Tidak Dapat Persepsi Sama Sekali

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata