logo


Penggabungan Ristek-Kemendikbud Jadikan BRIN Kuat, PDIP: Masa Kita Kalah Sama Singapura

Megawati sebut sebuah negara akan berkembang apabila riset teknologinya kuat.

10 April 2021 20:37 WIB

Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto
Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto Jitunews/Khairul Anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM -  Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto mendukung usul Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait penggabungan Kementerian Pendidikan Kebudayaan (Kemendikbud) dengan Kemenristek. Menurutnya, penggabungan tersebut akan menjadikan Badan Riset Inovasi Nasional (BRIN) semakian kuat.

"Nasibnya BRIN makin kuat. BRIN di bawah Presiden. BRIN makin menjadi sebuah infrastruktur yang sangat penting bagi percepatan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi itu. Masa kita kalah sama Singapura, sama Korea Selatan yang kemerdekaannya tidak jauh berbeda dengan kita? Itu karena apa? Risetnya," kata Hasto Kristiyanto seperti dilansir detikcom, Sabtu (10/4/2021).

"Bagi PDI Perjuangan, dalam kerangka ideologis, BRIN inilah yang akan menjadi penopang agar Indonesia berdikari," imbuhnya.


DKI Bangun Tugu Sepeda, PDIP: Lebih Baik Fokus Jadi Gubernur daripada Terkesan Seperti Vlogger

Hasto lantas teringat pesan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri saat mengusung Jokowi sebagai presiden. Megawati, kata Hasto, menyatakan sebuah negara akan berkembang apabila riset teknologinya kuat.

"Ibu Mega menegaskan perlu empat hal. Yaitu meneliti tentang ilmu pengetahuan teknologi berkaitan dengan manusianya, berkaitan floranya, berkaitan fauna, dan berkaitan dengan perkembangan teknologi itu sendiri. Jadi Ibu Mega tidak bicara tentang transaksional," ujarnya.

"Ibu Mega berbicara tentang kepentingan bangsa dan negara agar kita jalan berdikari perlu BRIN. Maka BRIN ini sangat penting di dalam membangun spirit kita, melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi," lanjutnya.

 

Sindir Penggabungan Kemenristek-Kemendikbud, PKS: Bukan Lemari yang Dipindahkan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×