logo


Tingkat Kepuasan Publik ke Jokowi Tinggi - Ma'ruf Rendah, IPO: Mungkin Wapres Tak Berani Tunjukkan Kerjanya

IPO menyimpulkan bahwa kerja sama antara Presiden dan Wapres tidak terlihat oleh masyarakat.

10 April 2021 15:15 WIB

Jokowi-Ma\'ruf
Jokowi-Ma'ruf kompas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Indonesia Political Opinion (IPO) mengadakan survei kepuasan publik terhadap pemerintah pada bulan Maret hingga April 2021. Berdasarkan hasil survei tersebut, publik yang menyatakan puas dengan kinerja Presiden Jokowi berjumlah 56 persen. Nilai tersebut berbeda dengan yang diperoleh Wakil Presiden Ma'ruf Amin yang hanya memiliki tingkat kepuasan publik sebanyak 36 persen.

"Kalau dibandingkan dengan Wapres, terlihat kejomplangannya," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah, dalam diskusi Polemik Trijaya bertema 'Evaluasi Kabinet dan Peta Politik 2024', Sabtu (10/4/2021).

Dedi Kurniansyah menjelaskan bahwa ada perbedaan yang signifikan antara tingkat kepuasan publik terhadap presiden dan wakil presiden. Ia pun menyimpulkan bahwa kerjasama antara Presiden dan Wapres tidak terlihat oleh masyarakat.


Kunjungi NTT, Jokowi: Akan Direlokasi dan Secepatnya Akan Dibangun

Ia pun menduga Wapres Ma'ruf Amin tidak memiliki keberanian menunjukan kinerjanya kepada masyarakat.

"Jadi ini saya kira menjadi pesan bahwa kerja kolektif antara Presiden dan Wapres betul-betul tidak terlihat di masyarakat. Artinya, sekarang orang hanya melihat Presiden Joko Widodo bekerja tidak melibatkan Wapres. Begitu juga Wapres, mungkin bekerja tidak berani untuk menunjukkan ke publik sehingga tidak diketahui," tutur Dedi Kurnia Syah.

Diketahui, survei IPO dilakukan kepada 1.200 responden pada rentang waktu Maret hingga April 2021. Terdapat tiga hal yang ditanyakan kepada responden yakni terkait kinerja pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19, popularitas para menteri dan konstelasi 2024, dan keberhasilan program-program pemerintah saat pandemi COVID-19.

Berikut hasil survei yang dilakukan IPO:

Kepuasan publik terhadap Jokowi
- Sangat puas: 56% sangat puas
Terdiri dari: bidang sosial (58% puas), bidang ekonomi (55% puas), bidang politik-hukum (43% puas)
- Tidak puas: 37%

Kepuasan publik terhadap Ma'ruf Amin
- Puas: 36%
Terdiri dari: bidang sosial (40%), bidang ekonomi (29%, bidang politik-hukum (38%)
- Tidak puas: 51%

Sindir Penggabungan Kemenristek-Kemendikbud, PKS: Bukan Lemari yang Dipindahkan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati