logo


Terbukti Lakukan Monopoli, China Jatuhkan Denda $2,78 Miliar kepada Alibaba

Pemerintah China menjatuhkan sanksi denda mencapai $2,78 Miliar kepada Alibaba Grup usai terbukti melakukan praktek monopoli

10 April 2021 13:02 WIB

Ilustasi e-commerce Alibaba
Ilustasi e-commerce Alibaba Reuters

BEIJING, JITUNEWS.COM - Pemerintah China pada Sabtu (10/4) mengatakan bahwa pihaknya sudah menjatuhkan sanksi denda sebesar $2,78 Miliar kepada raksasa e-commerce Alibaba karena terbukti melanggar kebijakan anti-monopoli.

Sebelumnya, pemerintah China telah menggelar sebuah investigasi untuk mengungkap tindakan monopoli yang dilakukan oleh perusahaan tersebut pada akhir 2020 lalu.

"Sesuai dengan artikel 47 dan 48 Undang-undang Anti-monopoli China mengenai aktivitas ilegal Alibaba Group, Administrasi Negara China untuk Regulasi Pasar per 10 April 2021 menjatuhkan sanksi administratif, dan menjatuhkan denda kepada perusahaan tersebut senilai 4 persen dari nilai bersih penjualan mereka di tahun 2019 (455.712 Miliar yuan), atau setara dengan 18.228 miliar yuan," kata otoritas China dalam sebuah pernyataan tertulis, dikutip Sputniknews.


Langgar Aturan Protokol Kesehatan, PM Norwegia Didenda Rp 35 Juta

Sementara itu, dalam sebuah pernyataan tertulis, Alibaba juga mengaku bersalah dan akan membayar sanksi denda tersebut.

"Hari ini kami telah menerima protokol tentang hukuman administratif dari Administrasi Negara China untuk Peraturan Pasar. Mengenai denda, kami dengan tulus menerimanya dan sepenuhnya mematuhinya," kata perusahaan itu dalam sebuah pernyataan.

Perusahaan yang didirikan oleh Jack Ma tersebut juga berjanji akan terus menghormati aturan hukum yang berlaku di China dan tidak mengulangi tindakannya tersebut.

Situasi Perbatasan Ukraina-Rusia Memanas, AS Kirim Kapal Perang ke Laut Hitam

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia