logo


Israel Klaim Iran Lakukan Uji Coba Peluncuran Rudal Nuklir Balistiknya

Dubes Iran untuk AS dan PBB mengklaim bahwa militer Iran sudah melakukan uji coba peluncuran rudal nuklirnya selama beberapa bulan terakhir.

10 April 2021 10:20 WIB

Rudal Iran
Rudal Iran istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Duta Besar Israel untuk Amerika Serikat dan PBB Gilad Erdan mengklaim jika Pasukan Garda Revolusi Iran (IRGC) telah menggelar uji coba kemampuan rudal nulir balistiknya selama berbulan-bulan, dimana hal tersebut melanggar Resolusi PBB 2231 yang diberlakukan sesuai dengan Perjanjian Nuklir Iran 2015 atau JCPOA.

Seperti diketahui, perjanjian JCPOA sudah disepakati oleh Iran dan sejumlah negara lain seperti Inggris, Rusia, Jerman, Amerika Serikat, China dan Uni Eropa, dimana Iran harus menghentikan program pengembangan nuklirnya agar sanksi internasional yang dijatuhkan terhadap mereka dapat dicabut.

Pada Jumat (9/4), media Israel, Hayom, melaporkan bahwa Erdan telah menyebut IRGC sudah melakukan uji coba peluncuran sejumlah rudal nuklirnya. Hal itu ia tulis dalam sebuah surat yang ditujukan kepada Dewan Keamanan PBB dan Sekertaris Jenderal PBB Antonio Guterres.


Kerajaan Inggris Berduka, Suami Ratu Elizabeth II Tutup Usia

Dalam surat tersebut, Erdan dikabarkan mendesak Dewan Keamanan PBB untuk melakukan tindakan balasan terhadap uji coba yang mengancam keamanan dan perdamaian dunia tersebut. Menurut Erdan, IRGC juga meluncurkan sejumlah rudal nuklir balistiknya, yakni Great Prophet 15, Seijjil dan Qader.

Pihak IRGC ataupun pemerintah Iran sejauh ini belum berkomentar terkait klaim yang dilontarkan oleh dubes Israel tersebut.

Meski demikian, Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Amir Hatami beberapa pekan yang lalu telah mengungkapkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan kemampuan pertahanannya, termasuk uji coba peluncuran rudal, untuk menghadapi ancaman dari pihak asing.

Sementara itu, pihak IRGC juga telah merilis sebuah video yang menunjukkan fasilitas peluncuran rudal baru mereka yang dilengkapi dengan berbagai sistem peluncuran rudal balistik yang memiliki beberapa variasi jangkauan.

 

Serangan Ukraina terhadap Kelompok Separatis Pro-Moskow Terpaksa Ditunda

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia