logo


DKI Bangun Tugu Sepeda, PDIP: Lebih Baik Fokus Jadi Gubernur daripada Terkesan Seperti Vlogger

Pemprov DKI Jakarta membangun proyek tugu sepeda di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat

9 April 2021 13:45 WIB

Tugu Sepeda
Tugu Sepeda Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemprov DKI Jakarta membangun proyek tugu sepeda di Jalan Sudirman, Jakarta Pusat. Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI, Gilbert Simanjuntak, menyebut Pemprov DKI tidak mengerti skala prioritas dalam pengeluaran.

"Tugu itu dibangun untuk menghormati seseorang/sesuatu yang legendaris, dengan pengorbanan atau patriotiknya. Apa yang legendaris dari sepeda? Malah justru selalu minta diprioritaskan dan mengambil anggaran dari APBD, bukan meringankan, malah membebani. Akan rusak sebuah kota kalau dipimpin dengan cara-cara seperti ini, karena kepentingan sekelompok lalu dibuat tugu di ibukota dan di jalan utama/protokol," ujar Gilbert kepada wartawan, Jumat (9/4).

"Saya melihat Pemprov DKI tidak mengerti bahwa ada skala prioritas dalam pengeluaran, kebijakan dan lain-lain," sambungnya.


Cegah Korupsi di DKI, Anies Baswedan: Tingkatkan Pendapatan Sehingga Kebutuhan Tertutup

Gilbert meminta Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, untuk fokus bekerja dari pada terkesan seperti vlogger.

"Pernyataan yang muncul juga membela membabi buta. Ini akan menjadi catatan buat kita dan masyarakat, kalau mau buat legacy, adalah dengan kebijakan yang pro rakyat seperti dilakukan para Gubernur sebelumnya. Masalah yang ada sekarang, lebih baik fokus jadi Gubernur daripada terkesan seperti vlogger/blogger. Kalau dulu dulu tidak ada Wagub, sekarang kesannya gubernur yang tidak bekerja optimal, seperti menjelaskan kasus Formula E, Sarana Jaya, Jaklingko yang tidak sesuai janji, Rumah Rp DP 0 yang jauh dari target dan lain-lain," kata Gilbert.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, mengatakan bahwa pembangunan tugu sepeda menelan anggaran Rp800 juta.

"Tugu sepeda ini dapat anggaran dari kewajiban pihak swasta, pihak ketiga. Kemudian nilainya kurang-lebih Rp 28 miliar, termasuk tugunya yang Rp 800 juta," kata Riza di Balai Kota DKI, Kamis (8/4).

Nyanyi Lagu Orang Harus Bayar Royalti, Politikus PDIP: Tidak Masuk Akal Sama Sekali

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata