logo


Nyanyi Lagu Orang Harus Bayar Royalti, Politikus PDIP: Tidak Masuk Akal Sama Sekali

Menyanyikan lagu orang lain tidak harus membayar royalti selama tidak dikomersilkan.

9 April 2021 11:32 WIB

Dewi Tanjung
Dewi Tanjung twitter.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Politikus PDIP Dewi Tanjung menanggapi aturan pembayaran royalti atas penggunaan lagu atau musik secara komersial maupun layanan publik. Menurutnya, PP No 56 tahun 2021 itu tak masuk akal.

Dewi meminta Presiden Joko Widodo meninjau ulang aturan tersebut. Sebab, kebijakan itu dinilai bakal merugikan pencipta maupun penikmat karya.

“Pak Presiden Peppres larangan menyanyikan lagu orang di kafe akan kena denda itu tidak masuk akal sekali. Tolong Pak Presiden tinjau ulang Peppres itu,” cuitnya lewat akun Twitter @DTanjung15, dikutip Jumat (9/4).


Tantang Debat, Dewi Tanjung Bilang AHY Cengeng Seperti Bapaknya

Dia menyebut seorang musisi menciptakan lagu untuk dipublikasikan secara luas. Baginya, menyanyikan lagu orang lain tidak harus membayar royalti selama tidak dikomersilkan.

“Pencipta lagu bikin lagu untuk dinyanyikan oleh penyanyi atau masyarakat tanpa harus membayar selama tidak dikomersilkan,” tandasnya.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi telah meneken PP No 56 tahun 2021 pada 30 Maret 2021. Dalam PP itu, dijelaskan bahwa penggunaan lagu atau musik secara komersial atau layanan publik diharuskan membayar royalti kepada pencipta atau pemegang hak cipta melalui Lembaga Manajemen Kolektif Nasional sebagaimana dinyatakan dalam Pasal 1 ayat (1).

Adapun bentuk layanan publik yang bersifat komersial meliputi seminar dan konferensi komersial, restoran, kafe, pub, bistro, kelab malam, dan diskotek.

Selain itu ada konser musik, pesawat udara, bus, kereta api, kapal laut, pameran, bazar, bioskop, nada tunggu telepon, bank dan kantor, pertokoan, pusat rekreasi. Termasuk lembaga penyiaran televisi, lembaga penyiaran radio, hotel, kamar hotel, fasilitas hotel dan usaha karaoke.

HNW Keberatan Perppu Terorisme, Dewi Tanjung: PKS Partai Pembela Teroris?

Halaman: 
Penulis : Iskandar