logo


Tanggapi Puan, Ngabalin: Mudik Sama Sekali Tidak Bisa Dikontrol, Kalau Wisata Pakai Prokes Ketat

Puan Maharani mengatakan bahwa tidak boleh ada kebijakan yang membingungkan masyarakat soal mudik lebaran tapi tempat wisata dibuka.

9 April 2021 09:45 WIB

Ali Mochtar Ngabalin
Ali Mochtar Ngabalin Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua DPR RI, Puan Maharani, mengatakan bahwa tidak boleh ada kebijakan yang membingungkan masyarakat soal mudik lebaran tapi tempat wisata dibuka. Puan meminta pemerintah konsisten dengan kebijakannya di lapangan.

Tenaga ahli KSP, Ali Mochtar Ngabali, mengatakan bahwa pemerintah konsisten dengan kebijakan penanganan Covid-19.

"Kalau konsisten itu kita sudah bisa mengetahui sesuatu yang dia dilihat berdiri secara konstan, kita liat itu barang tidak berubah, ini kan virus tidak ada orang yang bisa tau perubahan itu terjadi dalam setiap saat, perubahan itu terjadi dengan dinamika pergeseran manusia," kata Ngabalin seperti diberitakan Detikcom, Jumat (9/4).


Mudik Dilarang Tapi Tempat Wisata Buka, Puan: Kebijakan Tak Boleh Membingungkan Masyarakat

"Jadi kebijakan pun harus mengikuti perubahan yang terjadi, coba bayangkan kalau perubahan itu tidak mengikuti satu dinamika yang terjadi berubah dengan cepat kira-kira mau apa? nah situasi itu tidak boleh dinilai bahwa pemerintah tidak konsisten, tidak boleh," imbuhnya.

Ngabalin menyebut mudik tidak bisa dikontrol sedangkan wisata bisa menerapkan protokol kesehatan.

"Mudik sama sekali tidak bisa dikontrol, kalau wisata pasti akan dipakai dengan protokol kesehatan ketat," kata Ngabalin.

Soal diperbolehkan salat jamaah di masjid, Ngabalin menyebut kegiatan tersebut bisa diawasi.

"Kalau pemerintah melarang orang mudik, tapi kemudian solat itu bisa dibuka, karena di masjid itu protokol kesehatannya bisa dijalankan, protokol kesehatan itu nyata, bisa diawasi. Orang yang solatnya itu, luruskan dan rapatkan shafnya itukan hadis nabi, tapi itu saja karena protokol kesehatan bisa jarak satu meter-satu meter setengah jaraknya," katanya.

Soal Larangan Mudik, Pakar Transportasi Beri Saran

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
×
×