logo


PKS Minta Pemerintah Pulangkan WNI eks ISIS, Ferdinand: Masih Banyak Rakyat yang Setia NKRI

Menolak eks ISIS kembali jadi WNI adalah keputusan terbaik.

9 April 2021 04:13 WIB

Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia, Ferdinand Hutahaen.
Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia, Ferdinand Hutahaen. rmol.co

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Ferdinand Hutahaean menyoroti permintaan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera terkait pemulangan ratusan WNI eks ISIS. Dia tak habis pikir Mardani masih bicara keadilan terhadap orang-orang yang sempat tergabung dengan ISIS.

Ferdinand menilai ISIS sudah membuat masyarakat dunia, termasuk Indonesia ketakutan karena aksi terornya. Dia berpendapat, menolak eks ISIS kembali jadi WNI adalah keputusan terbaik.

“Hei Sdr @MardaniAliSera, mengapa engkau tidak coba bicara kepada para Ex WNI anggota ISIS itu untuk adil terhadap Indonesia dan rakyatnya yang tak mau hidup dalam bayang-bayang ketakutan yang ditebar oleh teroris?” cuitnya melalui akun Twitter @FerdinandHaean3, dikutip Jumat (9/4).


Tanggapi Pengambilalihan TMII, PKS: Jangan Dijadikan Alat untuk Tanggungan Utang

“Adil itu, menolak Ex WNI anggota ISIS kembali jadi WNI,” lanjutnya.

Menurutnya, lebih baik mengurusi rakyat yang setia kepada negara ketimbang memberi perhatian kepada pengkhianat, seperti WNI yang ikut ISIS. “Masih banyak rakyat yang setia NKRI,” tandasnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera meminta pemerintah bersikap adil terhadap 600 WNI eks ISIS. Pemerintah harus mengurus pemulangan mantan kombatan ISIS seperti WNI dari Tiongkok yang terancam wabah Covid-19.

"Mereka juga mesti diurus negara. Karena memang negara mesti hadir dan penanganan yang tepat justru jadi management knowledge yang mahal untuk SOP masa depan," kata Mardani dalam keterangan tertulis, Kamis (6/2/2020).

Irak Yakin Bisa Hadapi Ancaman Teroris Tanpa Bantuan Pasukan Koalisi AS

Halaman: 
Penulis : Iskandar