logo


Kanselir Jerman Minta Putin Tarik Mundur Pasukan Militer Rusia di Perbatasan Ukraina

Melalui sambungan telepon, kanselir Jerman Angela Merkel meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk meredakan situasi ketegangan di perbatasan Ukraina dengan menarik mundur pasukannya.

8 April 2021 21:15 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin
Presiden Rusia Vladimir Putin istimewa

BERLIN, JITUNEWS.COM - Kanselir Jerman Angela Merkel, melalui sambungan telepon, telah meminta Presiden Rusia Vladimir Putin untuk menarik pasukan militernya yang sudah diterjunkan di dekat wilayah perbatasan Ukraina untuk meredakan situasi ketegangan yang sedang terjadi.

"Percakapan (antara Merkel dan Putin) tersebut juga membahas tentang meningkatnya aktivitas militer Rusia di Timur Ukraina," kata pemerintah Jerman dalam pernyataan tertulis, dikutip Reuters.

"Kanselir (Merkel) meminta peningkatan pasukan militer Rusia untuk dikurangi guna meredakan situasi," tambahnya.


AS Peringatkan China Tak Usik Taiwan dan Filipina

Pada kesempatan tersebut, Merkel juga membahas mengenai tokoh oposisi Rusia, Alexei Navalny, yang dikabarkan tengah sakit di dalam penjara.

Sementara itu, Presiden Vladimir Putin menuding tindakan provokatif Ukraina lah yang telah meningkatkan situasi ketegangan di perbatasan kedua negara.

Permintaan penarikan pasukan Rusia dari wilayah perbatasan juga sebelumnya disampaikan oleh pemerintah Amerika Serikat.

Juru bicara Kemenlu AS, Ned Price, mengatakan bahwa AS khawatir jika tindakan Moskow tersebut mengintimidasi Ukraina mengingat negara tersebut kini masih terjebak dalam konflik melawan kelompok separatis pro-Moskow.

"Kami meminta Rusia untuk menghentikan tindakan yang meningkatkan situasi (konflik)," kata Ned Price pada Senin awal pekan ini.

Berbekal Senpi Rakitan dan Bom Molotov, Warga Sipil Myanmar Nekat Lawan Junta Militer

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia