logo


Minta Jokowi Lanjutkan Pemindahan Ibu Kota RI, Gubernur Kaltim: Bapak Pasti Masuk Surga

Jokowi akan dikenang sepanjang masa apabila pemindahan ibu kota negara terwujud

8 April 2021 13:26 WIB

Presiden Jokowi
Presiden Jokowi Instagram

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor mengatakan bahwa proyek pemindahan ibu kota negara adalah sebuah rencana besar negara. Ia mengatakan bahwa kelanjutan rencana tersebut ada di tangan pemerintah pusat.

"Terkait materi potensi dan keberlanjutan ibu kota negara di Kalimantan Timur. Sebenarnya kalau ini yang cocok menjawab adalah pemerintah pusat berlanjut atau tidak adalah pemerintah pusat, karena ini adalah sebuah program, rencana besar negara," kata Isran Noor saat menyampaikan materi Kuliah Umum "Potensi dan Keberlanjutan Ibu Kota Negara di Kalimantan Timur" yang digelar Sekolah Ilmu Lingkungan dan Sekolah Kajian Strategi dan Global (SIL dan SKSG) Universitas Indonesia, Rabu (7/4/2021)

Isran mengataka bahwa Presiden Joko Widodo akan masuk surga apabila berhasil memindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur. Apabila pemindahan ibu kota negara terwujud, kata Isran, Jokowi telah mewujudkan cita-cita kepala negara sebelumnya yakni Sukarno dan Soeharto yang juga ingin memindahkan ibu kota negara.


Bertemu Gibran di Loji Gandrung, Ahok Nostalgia

"Makanya saya sampaikan kepada Bapak Jokowi, Presiden, Bapak Jokowi, Mas Jokowi, Bapak Presiden, bapak itu pasti masuk surga, 'kenapa Pak Isran', tidak usah lagi bapak itu beramal ibadah, 'apalagi itu Bapak Isran', karena bapak telah mewujudkan cita-cita dua kepala negara untuk memindahkan, Pak Sukarno dan Pak Soeharto, dan orangnya sudah meninggal," tutur Isran.

Lebih lanjut, Isran mengatakan Jokowi akan dikenang sepanjang masa apabila pemindahan ibu kota negara terwujud. Meski demikian, ia menegaskan bahwa proses pemindahan tersebut bukan sesuau yang tiba-tiba melainkan ada kajian-kajian terlebih dahulu.

"Jadi bapak nggak usah khawatir, bapak pasti masuk surga. Kalau bapak bisa memindahkan ibu kota ini, artinya bapak akan dikenang oleh anak bangsa ini sampai kapanpun sebagai wujud sebuah karya besar kepala negara," pungkasnya.

Denny Siregar: Akhirnya Pengelolaan TMII Kembali ke Kemensetneg

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati