logo


Disentil Banggar DPR Soal Premium, Ahok: di DKI Pernah Saya Hapus

Pertamina terus mengajak masyarakat agar menggunakan BBM yang ramah lingkungan seperti pertamax dan pertalite.

8 April 2021 13:02 WIB

Basuki Tjahaja Purnama
Basuki Tjahaja Purnama Ist

SURAKARTA, JITUNEWS.COM-  Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menanggapi sentilan Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR Said Abdullah yang mempertanyakan BBM jenis premium masih beredar di Indonesia. Ia mengaku pernah menghapus BBM jenis Premium di DKI Jakarta. Kala itu Ahok masih menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta

"Itu kan (premium) memang dulu di DKI sudah pernah saya hapus malahan," kata Ahok kepada wartawan usai bertemu Wali Kota Solo Gibran Rakabuming di Rumah Dinas Loji Gandrung, Rabu malam (7/4/2021).

Ahok mengatakan bahwa Premium masih dubutuhkan oleh sebagian masyarakat di Indonesia. Namun kata Ahok, Pertamina terus mengajak masyarakat agar menggunakan BBM yang ramah lingkungan seperti pertamax dan pertalite.


Heran Ahok Tak Persoalkan BBM Premium, Banggar: Kalah Sama Importir?

"Itu kita baru bikin program langit biru," ujarnya.

Sebelumnya, Said Abdullah mengkritik Premium yang masih beredar di pasaran. Ia menyebut hanya Indonesia yang masih menggunakan BBM jenis premium. Ia pun lantas menyentil Ahok selaku Komisaris Utama PT Pertamina (Persero).

"Di dunia ini cuma republik ini yang pakai Premium Pak. Kenapa kita masih pakai Premium. Masih kita yang pakai Premium. Apa pemerintah kalah sama importir? Kenapa Ahok tidak ubek-ubek importir itu ya daripada ubek-ubek yang lain," kata Said dalam RDP yang disiarkan TV Parlemen, Rabu (7/4/2021).

 

 

Bertemu Gibran di Loji Gandrung, Ahok Nostalgia

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati