logo


Iran Siap Kembali Patuhi Aturan JCPOA

Presiden Hassan Rouhani mengatakan bahwa pihaknya sudah menangkap sinyal kesiapan AS untuk kembali masuk ke dalam perjanjian nuklir, dimana Iran juga siap mematuhi aturan perjanjian tersebut.

7 April 2021 18:58 WIB

Presiden Iran Hassan Rouhani
Presiden Iran Hassan Rouhani istimewa

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Presiden Iran Hassan Rouhani pada Rabu (7/4) mengatakan bahwa pihaknya sudah menangkap sinyal kesiapan AS untuk kembali ke dalam perjanjian nuklir 2015, dan siap mematuhi aturan perjanjian tersebut jika semua sanksi AS sudah dicabut.

"Hari ini, kami melihat Amerika Serikat telah bangun untuk melakukan negosiasi, dan kami mengkonfirmasi bahwa kami siap melanjutkan komitmen kami dalam program nuklir untuk pencabutan semua sanksi," kata Rouhani, dikutip Sputniknews.

Ia menegaskan bahwa Teheran ingin mendiskusikan semua isu yang sejauh ini belum selesai.


Taiwan Akan Berjuang Mati-matian jika China Akhirnya Menyerang

"AS mendeklarasikan kesiapan mereka untuk melakukan negosiasi secara langsung maupun tidak langsung, dan ini adalah sebuah kemenangan bagi rakyat Iran," lanjutnya.

Seperti diketahui, Iran dan sejumlah negara lain diantaranya China, Perancis, Jerman, Rusia, Inggris, Uni Eropa dan Amerika Serikat telah menandatangani perjanjian nuklir yang dikenal dengan nama JCPOA. Di bawah kesepakatan tersebut, Iran harus menghentikan program nuklirnya sebagai gantinya, sanksi internasional terhadap mereka harus dicabut.

Namun, pada 2018 lalu Donald Trump menarik AS keluar dari perjanjian tersebut dan menjatuhkan sanksi terhadap Iran. Sejak saat itu, Iran mulai melakukan sejumlah pelanggaran terhadap aturan JCPOA.

Kini, pemerintahan Joe Biden berjanji membawa AS masuk ke dalam perjanjian nuklir Iran 2015.

Amnesty Internasional Sebut Rusia Ingin Bunuh Alexei Navalny secara Perlahan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia