logo


Heran Ahok Tak Persoalkan BBM Premium, Banggar: Kalah Sama Importir?

Banggar DPR sebut hanya Indonesia yang masih menggunakan BBM jenis premium

7 April 2021 16:45 WIB

Basuki Tjahaja Purnama / Ahok
Basuki Tjahaja Purnama / Ahok Detikcom

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah mengaku heran dengan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) yang tidak mempermasalahkan terkait penjualan bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium. Pasalnya, kata Said, hanya Indonesia yang masih menggunakan jenis BBM tak ramah lingkungan tersebut.

"Apa pemerintah kalah sama importir? Kenapa Ahok tidak ubek-ubek importir itu ya? Daripada ubek-ubek yang lain," kata Said dalam rapat dengan agenda 'Formulasi Subsidi dan Kompensasi yang Tepat Sasaran Bagi Masyarakat Miskin dan Rentan Miskin', Rabu (7/4/2021).

Tak hanya itu, Said juga menyinggung terkait penyaluran LPG subsidi yang tidak tepat sasaran. Ia mengatakan bahwa di lapangan banyak praktik oplos yang menyebabkan munculnya selisih harga yang harus ditutup oleh pemerintah.

"Berarti yang oplos itu untungnya luar biasa. Sudah 3 kg untungnya ditambah oplos lagi," ujarnya.


Jelang Libur Nataru, Pertamina Pastikan Kesiapan BBM di Jalur Tol dan Wisata

Oleh karena itu, Said meminta agar pemerintah berbenah terutama terkait energi subsidi.

"Kalau itu jadi beban APBN, tapi buat rakyat sejahtera, mungkin tidak masalah kali. Kita optimistis tahun ini bisa tumbuh minimal 4 persen, itu artinya kita on the track, karena kita pulih, kita akan berbenah supaya enggak ketinggalan kereta," pungkasnya.

Kilang Balongan Kembali Membara, Ahok Ungkap Penyebabnya

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati