logo


PM Australia Desak Uni Eropa Cabut Pemblokiran Ekspor Vaksin AstraZeneca

PM Australia meminta Uni Eropa untuk mencabut pemblokiran terhadap pengiriman 3,1 juta dosis vaksin AstraZeneca untuk Australia

7 April 2021 14:15 WIB

Perdana Menteri Australia Scott Morrison
Perdana Menteri Australia Scott Morrison south china morning post

CANBERRA, JITUNEWS.COM - Perdana Menteri Australia Scott Morrison telah meminta kepada Uni Eropa untuk melepaskan pengiriman 3,1 juta dosis vaksin AstraZeneca untuk Australia yang sejauh ini mereka blokir.

“3,1 juta dari vaksin kontrak yang telah kami andalkan pada awal Januari ketika kami menetapkan serangkaian target tidak juga dikirim ke Australia,” kata Morrison dalam konferensi persnya, dikutip RT.com.

Ia menambahkan bahwa pemblokiran tersebut tentu saja berpengaruh terhadap program vaksinasi Covid-19 Australia.


Justin Trudeau Bilang Kanada Sedang Hadapi Gelombang Ketiga Wabah Covid-19

"Ini adalah satu fakta sederhana...3,1 juta dari 3,8 juta dosis belum tiba di Australia," lanjutnya.

Morrison menegaskan bahwa ia akan terus mengirimkan surat kepada AstraZeneca dan Uni Eropa hingga Australia mendapatkan lisensi ekspor 3,8 juta dosis vaksin tersebut.

Seperti diketahui, pemblokiran ekspor vaksin tersebut mengindikasikan bahwa AstraZeneca masih belum memenuhi permintaan vaksin untuk Uni Eropa. Pada bulan lalu, Uni Eropa sudah mengancam akan memblokir pengiriman vaksin AstraZeneca ke negara dengan tingkat penerimaan pasokan vaksin yang lebih tinggi dari mereka.

Kapal Mata-Mata Iran Jadi Target Serangan di Laut Merah

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia