logo


Tarawih di Luar Rumah Boleh tapi Mudik Dilarang, dr Tirta: Jangan Membuat Kebijakan Tabrakan

dr. Tirta Mandira Hudhi menilai kebijakan pemerintah saling bertabrakan satu sama lain

6 April 2021 14:45 WIB

dr. Tirta
dr. Tirta Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - dr. Tirta Mandira Hudhi menilai kebijakan pemerintah saling bertabrakan satu sama lain. Ia menyoroti soal izin salat tarawih di luar rumah namun mudik tetap dilarang.

"Kita hari ini mendapat kabar bahwa Pak Sandiaga Uno mengatakan Indonesia kemungkinan besar bisa aman dikunjungi wisatawan, nggak tahu bulan kapan tapi," ujar dr. Tirta dalam video yang diunggah di akun Instagramnya, Selasa (6/4).

dr. Tirta juga menyebut bahwa salat tarawih dan buka puasa di luar rumah diizinkan. Namun, pemerintah melarang warganya untuk mudik. Menurutnya, kebijakan ini saling bertabrakan.


Mudik Dilarang, MUI: Untuk Kebaikan Kita

"Tapi di sini kita ada statement sebelumnya kan Pak Effendy (Menko PMK, Muhadjir Effendy) mengatakan bahwa warga dianjurkan tidak mudik. Sementara satunya wisata diizinkan. Ini kan tabrakan," ujarnya.

"Ini ada berita lagi buka puasa diizinkan di restoran, nah ini kan nggak sinkron. Saran saya sih buatlah kebijakan sinkron. Ketika buka puasa boleh, ketika tarawih boleh juga jamaah, ketika wisata dibuka ya harusnya mudik nggak dilarang asal sesuai protokol dan menjadi tanggung jawab kepala daerah masing-masing," lanjutnya.

dr. Tirta meminta pemerintah untuk membuat kebijakan yang tidak bertabrakan.

"Jangan membuat kebijakan tabrakan satu sama lain," pungkasnya.

Menurutnya, kebijakan larangan mudik harus direvisi. Karena masyarakat bingung dengan kebijakan yang tabrakan seperti itu.

"Saran saya, kebijakan larangan mudik harus direvisi. Kenapa? Karena terjadi kebingungan di tengah masyarakat. Toh rakyat bisa mudik pake touring motor dan jalur darat, nggak mngkin dirazia satu-satu kan," tulisnya di keterangan video.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Cipeng | TIRTA (@dr.tirta)

Menko PMK: Mudik Ditiadakan, Usaha Harus Tetap Berjalan

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata