logo


Kritik Polisi yang Mengkaitkan Terorisme dengan Kebebasan Berpendapat, PKS: Bahaya!

Mardani menegaskan bahwa kebebasan berpendapat merupakan salah satu penilaian demokrasi

6 April 2021 07:15 WIB

Mardani Ali Sera
Mardani Ali Sera Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mardani Ali Sera tak setuju dengan pernyataan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Rusdi Hartono yang mengatakan kelompok terorisme kerap berkamuflase dengan kedok kebebasan berpendapat. Menurutnya, pernyataan tersebut berbahaya karena kebebasan berpendapat dijamin oleh konstitusi.

"Framing teror dikaitkan dengan kebebasan berpendapat berbahaya," kata Mardani seperti dilansir CNNIndonesia.com, Senin (5/4/2021).

Mardani menegaskan bahwa kebebasan berpendapat merupakan salah satu penilaian demokrasi. Apabila kebebasan berpendapat dikekang maka demokrasi di Indonesia akan mati.


Terjadi Bencana Alam di NTT, PKS: Semoga Jokowi Lekas Bantu Warga Terdampak Bencana

"Kebebasan berpendapat adalah hak yang dijamin oleh konstitusi. Justru salah satu tegaknya nilai demokrasi adalah adanya kebebasan berpendapat dan pers yang bebas," ujarnya.

Sebelumnya, Rusdi mengatakan bahwa banyak kelompok terorisme yang berklamufase saat ditangkap. Kelompok terorisme tersebut melawan dengan berkedok kebebasan berpendapat.

"Sering sekali terjadi di masyarakat ketika dia bicara bahwa ini kebebasan berpendapat padahal kami dari Polri tentunya bisa mengetahui latar belakang dari pada kelompok-kelompok ini," kata Rusdi dalam Webinar yang digelar Public Virtue dengan tema Bom di Makassar dan Penembakan di Mabes Polri, Perspektif Toleransi dan Demokrasi, Minggu (4/4/2021).

Jokowi dan Prabowo Jadi Saksi Nikah Atta-Aurel, PKS: Kualitas Kepemimpinan Kita

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati