logo


Isu Pilgub DKI Disebut Tak Relavan, AHY: Ruang Digital Selalu Sesak dengan Komentar

AHY menilai isu pencalonannya di Pilgub DKI hanya lah satire yang disampaikan oleh kader Demokrat.

6 April 2021 04:30 WIB

Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)
Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Instagram

PASURUAN, JITUNEWS.COM - Kubu Moeldoko membalas manuver politik Partai Demokrat yang mendorong Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko maju di Pilgub DKI. Menurut kubu Moeldoko, AHY lah yang seharusnya maju di Pilgub DKI.

Menanggapi hal tersebut, AHY menilai isu pencalonannya di Pilgub DKI tidaklah relavan. Ia menyebut isu tersebut hanya lah satire yang disampaikan oleh kader Demokrat.

"Saya tahu ada namanya dalam politik itu ruang digital selalu sesak dengan saling melempar komentar. Bisa saja memang ada kader Demokrat yang menyampaikan (komentar) satire. Satire itu sesuatu yang sebetulnya tidak seperti itu sesungguhnya. Tidak selalu mudah memahami bahasa satire," kata  AHY dalam konferensi persnya di Pasuruan, Senin (5/4/2021).


Tanggapi Saran Andi Mallarangeng, Kubu Moeldoko Persilakan SBY Buat Partai Baru

"Tapi yang saya tahu memang ada percakapan di media sosial, di bawa ke sana dan ke sini, saya tidak akan menanggapi itu, tidak relevan buat saya," sambungnya.

Lebih lanjut, AHY menegaskan bahwa saat ini sudah tidak ada kubu-kubuan lagi, yang ada hanya kader dan mantan kader yang terpapar KLB. Pasalnya, Kemenkumham sudah memutuskan terkait nasib KLB di Deli Serdang, Sumatera Utara beberapa waktu yang lalu.

"Saya tidak mengatakan kubu lagi. Sudah tidak ada kubu lagi. Sudah jelas statusnya," pungkasnya.

Kubu Moeldoko Sarankan SBY Bikin Partai Baru, Andi Mallarangeng: Kena Virus Halusinasi

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati