logo


Infeksi Covid-19 Meningkat, Kolombia Perketat Aturan Lockdown

Presiden Kolombia Ivan Duque mengumumkan bahwa pihaknya akan memberlakukan jam malam setidaknya hingga 19 April mendatang

5 April 2021 16:15 WIB

Presiden Kolombia Ivan Durque
Presiden Kolombia Ivan Durque reuters

BOGOTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Kolombia berencana memperpanjang pemberlakuan pembatasan sosial berskala besar usai meningkatnya jumlah infeksi Covid-19. Presiden Ivan Duque pada Minggu (4/4) mengatakan bahwa peningkatan kasus infeksi tersebut membuat jumlah ketersediaan ruang ICU di negaranya semakin berkurang.

"Sangat jelas bahwa sejumlah kota telah menunjukkan peningkatan (infeksi) di beberapa pekan terakhir," kata Ivan Duque, dikutip Reuters.

"Kita harus bertindak, mencegah dan mengambil keputusan yang sesuai," tambahnya.


China Segera Sumbang Vaksin Covid-19 ke El Salvador

Duque mengatakan bahwa aturan pembatasan sosial akan dimulai pada Senin ini hingga setidaknya 19 April mendatang. Aturan pembatasan yang dimaksud adalah aturan jam malam, dimana kota-kota dengan tingkat okupansi ICU diatas 85% akan diberlakukan mulai dari jam 6 petang hingga 5 pagi. Sedangkan kota-kota dengan tingkat okupansi ICU antara 80 hingga 85 persen, jam malam diberlakukan mulai dari pukul 8 malam.

Bogota, kota terbesar di Kolombia, saat ini memiliki tingkat okupansi ICU sebesar 65,5%, sementara tingkat okupansi di kota-kota di wilayah garis pantai berada di sekitar 90 persen.

Ivan Duque menambahkan bahwa warga masyarakat yang menghabiskan masa liburan di wilayah dengan tingkat penyebaran virus Covid-19 yang cukup tinggi wajib melakukan isolasi mandiri setidaknya selama tujuh hari saat kembali ke wilayah tempat tinggalnya.

Venezuela Minta Bantuan PBB Bersihkan Ranjau di Perbatasan Kolombia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×