logo


Akui Indonesia Mampu Berantas Terorisme, Teddy Gusnaidi: Masalahnya Tidak Ada Konsistensi

Teddy meyakini Indonesia bisa memberantas terorisme. Buktinya, polisi berhasil menangkap banyak terduga teroris pasca aksi teror.

5 April 2021 07:00 WIB

Teddy Gusnaidi
Teddy Gusnaidi radarcirebon.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Dewan Pakar PKPI Teddy Gusnaidi menilai pemuka agama jadi-jadian erat kaitannya dengan ajaran radikalisme. Maka dari itu, dia mengingatkan publik agar tidak berhati-hati terhadap kelompok radikal yang kerap memakai label agama.

“Jangan pernah takut dibilang anti agama anti pemuka agama, karena kelompok radikal itu memang sengaja menggunakan label agama untuk melindungi dan memuluskan kejahatan yang mereka buat,” tulisnya melalui cuitan Twitter @TeddyGusnaidi, dikutip Senin (5/4).

Menurut Teddy, kelompok radikal meyakini bahwa tindakan kejinya bakal dibela orang-orang yang belum paham ajaran agama.


Ustaz Mufy Hanif Minta Pegawai Bank Kalangan Muslim Berhenti Kerja, Begini Tanggapan Teddy Gusnaidi

“Mereka tau, bakal ada orang-orang bodoh yang membela kejahatan mereka, atas nama takut dosa,” sebutnya.

Lebih lanjut, Teddy percaya Indonesia mampu memberantas kelompok radikal maupun terorisme. Hal itu dibuktikan dari keberhasilan polisi dalam menangkap terduga teroris pasca aksi teror.

“Buktinya jika ada kejadian terorisme, maka dengan mudah pelaku yang lain ditangkap, bahkan gagalkan rencana busuk mereka,” jelasnya.

Teddy menilai kurangnya konsitensi memberantas terorisme menjadi permasalahan utama negara saat ini.

“Masalahnya tidak ada konsistensi untuk melakukan hal itu ketika tidak ada kejadian terorisme. Ini masalah sebenarnya,” tandasnya.

Polisi Sebut Pistol Milik Pengemudi Fortuner 'Koboi' Tidak Ada Izin

Halaman: 
Penulis : Iskandar