logo


Puluhan Terduga Teroris Ditangkap Pasca Pengeboman Gereja Makassar, Ferdinand: Negeri Kita Darurat Terorisme

Perppu Terorisme merupakan salah satu kunci untuk memberantas terorisme.

5 April 2021 04:00 WIB

Ferdinand Hutahaen.
Ferdinand Hutahaen. rmol.co

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Eks politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menyatakan Indonesia saat ini dalam kondisi darurat terorisme. Hal itu menyusul puluhan terduga teroris yang ditangkap pihak kepolisian usai aksi bom bunuh diri di Gereja Katedral, Makassar, Minggu (28/3) lalu.

“Sekitar 55 orang telah ditangkap Polri terkait terorisme pasca pengeboman di Katedral Makasar. Banyaknya yang ditangkap ini menunjukkan negeri kita darurat terorisme,” cuitnya lewat akun Twitter @FerdinandHaean3, dikutip Senin (5/4).

Menyikapi kondisi tersebut, Ferdinand menilai Presiden Joko Widodo perlu menerbitkan Perppu Terorisme sebagai salah satu upaya memberantas terorisme di Indonesia.


Bukan Soal Agama, Ferdinand Hutahaean Tegaskan Komentarnya Tentang Rizieq Shihab Adalah Upaya Lawan Radikalisme

“Maka Perpu Terorisme adalah salah satu jalan menghancurkan gerakan terorisme dan segala kebiadabannya,” tandasnya.

Sebelumnya, Kapolri Listyo Sigit Prabowo menjelaskan sekitar 55 hingga 60 terduga teroris sudah ditangkap oleh tim gabungan dan Densus 88 antiteror. Para terduga teroris tersebut berasal dari sejumlah daerah, mulai dari Makassar, Jakarta, Jawa Timur dan Yogyakarta.

"Sampai saat ini total kurang lebih rangkaian Jakarta, Makassar, Jawa Timur,Yogja. Sekitar 55 sampai 60 orang kita amankan," ujar Kapolri Listyo Sigit saat meninjau ibadah malam Paskah di Gereja Katerdral Jakarta, Sabtu (3/4).

Sesalkan Tengku Zul Pakai Sebutan 'Kuli' untuk Rakyat, Ferdinand: Itu Lebih Baik Ketimbang Jadi FPI

Halaman: 
Penulis : Iskandar