logo


Rusia Ingatkan Nato untuk Tak Terjunkan Pasukan ke Ukraina

Juru bicara Kremlin mengatakan bahwa diterjunkannya pasukan NATO ke Ukraina hanya akan meningkatkan situasi ketegangan di perbatasan Ukraina-Rusia

3 April 2021 15:30 WIB

Presiden Vladimir Putin dan Juru Bicara Dmitry Peskov
Presiden Vladimir Putin dan Juru Bicara Dmitry Peskov istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Rusia telah melayangkan peringatan kepada NATO untuk tidak menerjunkan pasukan ke wilayah Ukraina, untuk mencegah terjadinya peningkatan tensi di wilayah perbatasan Rusia-Ukraina.

Juru bicara pemerintah Rusia Dmitry Peskov pada Jumat (2/4) bahwa situasi di perbatasan kedua negara saat ini sedang mengkhawatirkan. Peskov juga mengatakan bahwa kemungkinan pihaknya akan "terpaksa" mengeluarkan respon, jika pasukan NATO ikut dilibatkan dalam konflik tersebut.

"Tidak ada keraguan jika skenario semacam itu hanya akan memicu peningkatan tensi di perbatasan Rusia. Tentu saja, hal ini diperlukan tindakan tambahan dari pihak Rusia untuk memastikan keamanan wilayahnya," kata Peskov, dikutip Reuters.


AS Selundupkan Gandum dari Suriah ke Wilayah Irak

Ia menegaskan kembali bahwa pihaknya tidak berupaya mengancam pihak manapun, dimana peningkatan aktivitas militer di perbatasan dilakukan untuk memastikan keamanan nasional mereka.

"Rusia tidak mengancam siapapun. Kami tidak pernah mengancam orang lain," tambahnya.

Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS AUstin Lloyd dan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken meminta semua aliansi AS untuk mendukung Ukraina yang tengah menghadapi agresi dari Rusia.

 

Militan Irak Bakal Lakukan Serangan hingga Pasukan AS Angkat Kaki

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia