logo


Beri Pesan ke Pewarta Foto, Menko PMK: Teruslah Berkarya untuk Kepentingan Kemanusiaan

Muhadjir juga berpesan kepada pewarta foto untuk terus menjaga orisinalitas karya dan tetap menjaga integritas.

3 April 2021 10:50 WIB

Muhadjir Effendy menyampaikan sambutan dalam acara Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI).
Muhadjir Effendy menyampaikan sambutan dalam acara Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI). kemenkopmk.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy berbagi pengalamannya saat menjadi wartawan di salah satu majalah mingguan di Jawa Timur.

"Saya mengalami menjadi wartawan akhir tahun 70-an ketika saya selesai sarjana muda. Untuk masuk ke doktoral (sebutan S1 atau sarjana penuh saat itu, Red.) saya sudah tidak lagi minta biaya dari orangtua. Hidup saya tergantung dengan dunia wartawan," tutur Muhadjir saat menyampaikan sambutan dalam acara Anugerah Pewarta Foto Indonesia (APFI), di Perpustakaan Nasional, pada Jumat sore (2/4).

Menurutnya, pengalaman sebagai wartawan sangat berharga. Oleh karena itu, dia begitu berterima kasih terhadap dunia jurnalistik yang membantu membangun karakter dirinya saat ini.


Menko PMK: Mudik Ditiadakan, Usaha Harus Tetap Berjalan

"Karena itu saya orang yang harus berterima kasih betul pada dunia wartawan. Karena saya besar dari dunia wartawan dan (dunia wartawan) punya andil besar dalam membentuk diri saya," katanya.

Menko Muhadjir menceritakan, banyak tantangan yang dihadapi saat menjadi wartawan. Dia membeberkan banyak suka dan duka yang dialami, seperti mencari berita liputan dan foto yang orisinal, dan mengejar deadline berita.

Dia juga mengungkapkan, salah satu orang yang berjasa dalam karirnya saat itu adalah tukang cetak foto yang sangat membantu kerjanya sebagai wartawan.

"Saya punya pengalaman sangat macam-macam terkait dengan foto berita ini. Suka dukanya banyak, dan kalau boleh saya sebut orang yang paling berjasa adalah tukang afdruk foto (tukang cetak foto) yang memang khusus melayani wartawan," terang dia.

"Saya sangat berterima kasih. Di Malang itu  ada seorang tukang foto namanya Pak Sarjib. Tinggalnya di sebelah timur Kantor Kabupaten, yang dia itu bisa diketok (diganggu) kapan saja. Jam 2 malam itu juga dia akan buka untuk melayani saya dan teman-teman untuk mencetak foto," imbuh dia.

Muhadjir menerangkan, foto dalam dunia jurnalistik adalah suatu karya yang luar biasa. Sejak zaman dulu foto sudah menjadi bagian tak terpisahkan dalam berita, dan foto bisa menceritakan berbagai hal.

Karenanya, dia berpesan kepada wartawan foto di era kemajuan teknologi dan digitalisasi saat ini untuk terus menjaga orisinalitas karya dan tetap menjaga integritas.

"Ini tantangan betul bagi rekan-rekan wartawan foto adalah semakin majunya teknologi, termasuk untuk taking berita foto," pesannya.

Mantan Mendikbud ini juga berpesan kepada seluruh wartawan foto untuk terus berkarya dan ikut memajukan bangsa dengan karya.

"Teruslah berkarya untuk kepentingan kemanusiaan. Berkarya untuk memajukan bangsa. Dengan niat ibadah, apapun agamanya InsyaAllah kalau kita niati kerjaan kita sebagai panggilan suci itu insyaAllah akan menjadi ibadah buat kita," pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, turut hadir Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Menko PMK juga menyerahkan trofi kepada pemenang foto terbaik dalam Anugerah Pewarta Foto Indonesia tahun 2021.

Lepas Ekspor Produk Pertanian Senilai Rp 1,2 T, Menko PMK: untuk Angkat Martabat Petani

Halaman: 
Penulis : Iskandar