logo


Sebut Penolakan Demokrat KLB Bukti Moeldoko Taat Hukum, Jubir: Ia Tak Menyalahgunakan Jabatan KSP

Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang bakal menempuh jalur hukum usai pendaftaran kepengurusan ditolak oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham)

3 April 2021 04:45 WIB

Moeldoko
Moeldoko Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Partai Demokrat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang bakal menempuh jalur hukum usai pendaftaran kepengurusan ditolak oleh Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham). Kubu Moeldoko mengaku ingin mengembalikan marwah Partai Demokrat sebagai partai yang terbuka, modern, dan demokratis.

"Ikhtiar dan perjalanan demokrasi masih panjang. Langkah berikutnya adalah melalui peradilan," kata jubir Partai Demokrat hasil KLB Muhammad Rahmad dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/4/2021).

Rahmad mengatakan bahwa penolakan tersebut membuktikan bahwa Moeldoko sebagai Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) taat hukum dan tidak mengintervensi pemerintah dalam proses pengesahan hasil KLB.


Ngaku Reputasinya Rusak Jika Berada di Kubu Moeldoko, Razman Arif: Saya Tak Sejalan dengan Darmizal-Nazaruddin

"Ini juga membuktikan kepada semua pihak bahwa Bapak Moeldoko taat hukum, tidak pernah menyalahgunakan jabatan sebagaimana yang dituduhkan oleh pihak pihak yang tidak bertanggung jawab," ujarnya.

Lebih lanjut, Rahmad mengatakan bahwa pihaknya menghormati keputusan Menkumham Yasonna Laoly terkait penolakan hasil KLB. Namun ia kembali menegaskan bahwa tidak ada intervensi pemerintah dalam konflik di tubuh Partai Demokrat.

 

Balas Sindiran Pansos, Razman Arif: Saya Sudah Dikenal Di Negara Ini

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati