logo


Rusia Bakal Bikin Lingkar Kutub Utara sebagai Jalur Alternatif Terusan Suez

Pemerintah Rusia berencana untuk mengembangkan Laut Utara sebagai salah satu rute kapal kargo alternatif terusan Suez

2 April 2021 09:43 WIB

Laut Utara, lingkar kutub utara
Laut Utara, lingkar kutub utara RT.com

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Pemerintah Rusia saat ini tengah berencana untuk menjadikan Laut Utara yang merupakan wilayah perairan lingkar kutub utara sebagai salah satu rute alternatif bagi kapal kargo internasional dengan biaya yang lebih murah daripada terusan Suez.

Rute kapal sepanjang 3.500 mil yang membentang di utara Rusia tersebut beberapa tahun terakhir ini sudah menjadi jalur komersil berkat bantuan kapal pemecah es sehingga jalur tersebut dapat dilewati oleh kapal kargo besar. Rute tersebut juga jauh lebih dekat untuk menghubungkan Eropa dan Asia Timur.

Pada tahun 2017, untuk pertama kalinya, bahkan sebuah kapal tanker komersial yang mengangkut gas alam cair juga sudah berhasil melewati rute tersebut tanpa bantuan kapal pemecah es.


Pembangunan Nord Stream 2 Hadapi Banyak Gangguan dari Kapal Asing

"Saya pikir seluruh dunia merasa bahwa ini akan menjadi opsi yang bagus, dan hanya ada satu opsi: rute Laut Utara," kata Wakil Perdana Menteri Rusia Yury Trutnev, dikutip Rt.com.

"Jumlah kapal kargo yang lewat (Terusan Suez) semakin besar, dan memerlukan waktu navigasi yang lebih lama," tambahnya.

Ia mengakui, untuk saat ini transportasi di sepanjang wilayah perairan utara Rusia masih 30 persen lebih tinggi dibanding dengan terusan Suez. Namun, pihaknya berencana untuk membuat transportasi kargo di rute tersebut lebih murah daripada kanal yang menghubungkan Laut Merah dan Laut Mediterania.

"Kewajiban kami adalah untuk membuat transportasi kargo di sepanjang rute Laut Utara menjadi lebih murah. Jika ini memerlukan program dan dukungan dari pemerintah, maka itu akan kami lakukan," tandasnya.

Mantan Menlu AS Menyesal Tak Bisa Bujuk Kim Jong un Singkirkan Senjata Nuklirnya

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×