logo


Pembangunan Nord Stream 2 Hadapi Banyak Gangguan dari Kapal Asing

Sejumlah kapal perang asing dilaporkan berulang kali mengganggu lokasi pembangunan proyek jalur pipa gas Rusia-Jerman

2 April 2021 08:29 WIB

Jalur pipa gas Rusia-Jerman Nord Stream 2
Jalur pipa gas Rusia-Jerman Nord Stream 2 istimewa

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Proyek pembangunan jalur pipa gas Rusia-Jerman, Nord Stream 2, belakangan ini terus mendapat gangguan dari kapal dan pesawat terbang asing yang berpotensi mengakibatkan kerusakan. Hal tersebut disampaikan oleh Andrey Minin, seorang perwakilan pihak operator Nord Stream 2.

Ia menegaskan bahwa gangguan tersebut terlihat seperti tindakan provokasi yang "direncanakan" untuk menggagalkan proyek jalur pipa gas tersebut.

Minin menjelaskan bahwa ada zona larangan di radius 1,5 mil laut di sekitar lokasi proyek jalur pipa tersebut, dimana kapal asing tidak diijinkan untuk memasukinya. Namun, belakangan ini sejumlah kapal seringkali telah melanggar zona terlarang tersebut.


Inggris Beri Sanksi Perusahaan yang Sediakan Dana untuk Militer Myanmar

"Kami secara konstan telah mendeteksi kehadiran kapal perang negara asing di dekat kapal teknis kami yang melakukan pekerjaan pembangunan. pesawat terbang anti-kapal selam Polandia PZL-Mielec M-28BI Rbi (juga) secara reguler terbang dengan ketinggian yang cukup rendah di area konstruksi dan dekat dengan kapal pembawa pipa," kata Minin dikutip Sputniknews.

Pembangunan jalur pipa gas yang kini progresnya sudah 95% tersebut juga mendapat ancaman yang lebih besar pada 28 Maret lalu, saat sebuah kapal selam terlihat muncul di permukaan laut yang berjarak kurang dari satu mil dari kapal pengangkut pipa.

"Mengingat bahwa garis jangkar Fortuna tersebar lebih dari satu mil jauhnya, tindakan kapal selam dapat menonaktifkan seluruh sistem posisi jangkar dari tongkang peletakan pipa dan dengan demikian menyebabkan kerusakan parah pada pipa," tambahnya.

Brazil Kekurangan Lahan untuk Kuburkan Jenazah Pasien Covid-19, Makam Tua Dibongkar

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia