logo


Presiden Ukraina Tuding Rusia Ingin Tingkatkan Tensi di Wilayah Perbatasan

Presiden Volodymyr Zelenskyy menuduh Rusia sengaja meningkatkan aktivitas militernya di perbatasan untuk mengancam Ukraina

2 April 2021 05:16 WIB

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky istimewa

KIEV, JITUNEWS.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Kamis (1/4) menuding pihak Rusia telah berupaya meningkatkan situasi ketegangan usai pihak NATO menyampaikan kekhawatiran mereka mengenai adanya peningkatan aktifitas militer Rusia di perbatasan dengan Ukraina belakangan ini.

Menurut beberapa bukti yang beredar di sosial media, yang tidak dapat diverifikasi kebenarannya, menunjukkan bahwa Rusia telah meningkatkan jumlah personil dan peralatan tempur mereka ke wilayah perbatasan dengan Ukraina, begitu juga dengan wilayah Crimea, yang telah mereka duduki sejak 2014 lalu.

Sejumlah pejabat Ukraina dan Amerika Serikat pada pekan ini juga melaporkan adanya peningkatan pergerakan militer Rusia di kedua kawasan tersebut.


Jepang Hentikan Program Bantuan untuk Myanmar

Dilansir dari Al Jazeera, Zelenskyy mengatakan bahwa meningkatnya ketegangan di wilayah perbatasan Ukraina tersebut menunjukkan bahwa Moskow berupaya menciptakan "atmosfer yang mengancam" usai Kiev berharap dapat melanjutkan perjanjian gencatan senjata dengan kelompok separatis pro-Rusia.

Sementara itu, juru bicara pemerintah Rusia Dmitry Peskov mengatakan bahwa peningkatan aktivitas militer tersebut tidak bertujuan untuk mengancam pihak manapun, dimana Rusia hanya ingin memastikan keamanan di dalam wilayah teritorialnya saja.

“Ada peningkatan aktivitas di perimeter perbatasan Rusia oleh NATO, aliansi lain, salah satu negaranya dimana semua itu membuat kami untuk waspada," kata Peskov.

Menhan AS Kembali Desak Turki Tak Gunakan Sistem Pertahanan Buatan Rusia S-400

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia