logo


KLB Deli Serdang Ditolak Pemerintah, Mahfud Md Cuit Tentang SBY dan Moeldoko Begini

Hukum harus tetap dijunjung tinggi sebagaimana persahabatan.

31 Maret 2021 15:43 WIB

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD.
Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Mahfud MD. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM Pemerintah resmi menolak pendaftaran hasil kongres luar biasa (KLB) Partai Demokrat Deli Serdang yang digelar kubu Moeldoko secara sepihak. Penolakan itu didasari sejumlah dokumen yang tidak lengkap, antara lain soal DPC, DPD, hingga surat mandat.

"Dari hasil pemeriksaan dan atau verifikasi terhadap seluruh kelengkapan dokumen fisik, sebagaimana yang dipersyaratkan masih ada beberapa kelengkapan yang belum dipenuhi," ujar Menkumham Yasonna Laoly saat konferensi pers virtual, Rabu (31/3).

"Dengan demikian, pemerintah menyatakan bahwa permohonan hasil kongres luar biasa di Deli Serdang tanggal 5 Maret 2021 ditolak," sambungnya.


Mahfud Sebut SBY dan Moeldoko Pejuang yang Penuh Dedikasi

Menyusul penolakan hasil KLB itu, Menko Polhukam Mahfud tampak berusaha mencairkan suasana. Melalui cuitan Twitternya, @mohmahfudmd, ia menekankan bahwa Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Moeldoko merupakan sahabatnya.

Menurutnya, kedua tokoh itu adalah pejuang yang mendedikasikan diri untuk kemajuan Indonesia. Sebagaimana persahabatan, lanjut Mahfud, hukum harus tetap dijunjung tinggi.

“Pak SBY dan Pak Moeldoko adalah sahabat saya yang saya kenal sebagai pejuang-pejuang yang penuh dedikasi untuk kemajuan Indonesia. Kami bertiga juga punya sahabat lain, yakni, hukum,” tulisnya, Rabu (31/3).

Pemerintah Tolak Hasil KLB Deli Serdang, Andi Arief: Negara Selamat Jika Hukum Jadi Pertimbangan Kuat

Halaman: 
Penulis : Iskandar